Share

Siapa Saja Sih yang Butuh Vaksin Booster Dosis Kedua?

Kevi Laras, Jurnalis · Senin 01 Agustus 2022 10:34 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)

KENAIKAN angka Covid-19 memang membuat pemerintah waspada, apalagi mutasi varian baru Covid-19 disebut lebih menular. Oleh karena itu, pemerintah pun berencana menerapkan kewajiban wajib booster bagi mereka yang ingin beraktivitas di tempat umum seperti mal dan gedung perkantoran.

Bahkan, untuk melindungi tenaga medis vaksin booster kedua pun ikut diterapkan. Vaksinasi booster kedua sendiri, sudah dimulai untuk para tenaga kesehatan (Nakes) pada akhir pekan lalu.

Melihat kabar baik tersebut, masyarakat mungkin banyak bertanya siapa aja yang sebenarnya membutuhkan vaksinasi booster kedua ini? Menurut vaksinasi booster kedua lebih bermanfaat bagi siapa?.

Menurut Dr Muhammad Fajri Adda’I, dokter relawan Covid-19 dan edukator kesehatan bahwa dosis keempat (atau booster kedua) lebih bermanfaat bagi mereka yang memiliki penyakit bawaan (komorbid).

"Jelas ada manfaatnya, booster kedua itu ada manfaatnya tapi memang beberapa studi mengatakan hanya untuk orang -orang yang berkomorbid dan immunocompromised," ujar Dr Fajri kepada MNC Portal.

Hal tersebut sesuai menurut organisasi kesehatan dunia (WHO). Dimana mereka yang masuk kategori ini, pemberian booster kedua memberikan manfaat bagi:

- Petugas kesehatan atau Nakes

- Lanjut usia (di atas 60-an)

- Orang dengan kondisi immunocompromising (masalah sistem imun/kekebalan tubuh).

"Manfaat jangka pendek terlihat setelah booster vaksin covid-19 kedua, atau dosis vaksin keempat pada petugas kesehatan, di atas 60-an, dan orang-orang dengan kondisi immunocompromising, kata Organisasi Kesehatan Dunia," keterangan dalam Jurnal BMJ.

Lebih lanjut dijelaskan, dari studi berbagai hasil mengungkap dosis keempat mengurangi jumlah infeksi terobosan pada petugas kesehatan. Dosis keempat juga menyebabkan tingkat antibodi sedikit lebih tinggi, daripada yang dicapai setelah dosis ketiga.

“Data yang tersedia terbatas menunjukkan bahwa untuk kelompok risiko tertinggi ada manfaat yang mendukung pemberian dosis booster tambahan,” keterangan WHO

Sebelumnya, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pun mendorong adanya vaksinasi booster kedua Covid-19 untuk umum. Hal tersebut tidak lain untuk memberikan perlindungan lebih kepada masyarakat luas.

Mulai hari ini, vaksin booster kedua baru disuntikkan hanya untuk tenaga kesehatan (Nakes). Menurut Sekjen PB IDI, dr Ulul Albab, SpOG menyampaikan bahwa vaksin merupakan cara terbaik untuk melindungi diri dan orang tercinta dari Covid-19.

1
2