Share

Berapakah Temperatur Suhu Ideal AC agar Tidur Tak Terganggu?

Pradita Ananda, Jurnalis · Minggu 31 Juli 2022 11:00 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto: Freepik)

KEBIASAAN tidur masing-masing orang memang berbeda-beda, termasuk soal pengaturan suhu di dalamnya.

Ada yang suka membuat kamar tidurnya sangat dingin, ada juga orang yang lebih menyukai tidur dalam suhu kamar agak panas karena mudah kedinginan dan sebagainya.

Tahukah Anda, jika suhu kamar saat kita tidur ternyata merupakan salah satu faktor yang bisa menyebabkan masalah tidur? Psikolog tidur, Michelle Drerup, PsyD menyebutkan jika suhu kamar terlalu ekstrim, kita berpeluang suka terbangun di tengah tidur.

“Jika kamar tidur Anda sangat panas atau dingin, Anda lebih mungkin untuk terbangun,” kata Dr. Drerup.

Mengapa demikian? Dari suatu studi penelitian disebutkan bahwa, terlalu banyak paparan panas atau dingin secara langsung terkait dengan peningkatan terjaga dan penurunan tidur gerakan cepat mata (rapid eye movement) atau tahap di mana seseorang bermimpi. Termoregulasi sangat penting untuk tetap berada dalam tahap restoratif, yakni tahap tidur gelombang lambat.

"Ini adalah tahap, di mana kita mendapatkan istirahat paling banyak,” lanjut Dr. Drerup.

Lalu berapakah suhu ideal untuk tidur, tidak terlalu panas namun juga dengan temperatur yang tidak terlalu dingin? Dr. Drerup menyarankan, buatlah kamar tidur berada di temperatur suhu 60 sampai 67 Fahreinheit atau sekitar 15 sampai 19 derajat Celcius.

“ Disarankan bahwa suhu tidur optimal di kamar tidur untuk orang dewasa, harus antara 60 dan 67 derajat Fahrenheit (15 sampai 19 derajat Celcius). Kisaran suhu ini dianggap benar-benar membantu memfasilitasi stabilitas tidur REM. Kamar tidur seperti ‘gua’, seharusnya dibuat sejuk, gelap dan tenang untuk meningkatkan kualitas tidur Anda,” jelas Dr. Drerup, dikutip Cleveland Clinic, Minggu (31/7/2022).

Sebagai catatan, dengan seiring bertambahnya usia, tubuh kita mengalami banyak perubahan. Contohnya, penurunan suhu tubuh dan penurunan melatonin (hormon yang dilepaskan pada malam hari yang terkait dengan kontrol tidur) dan kadar kortisol (hormon stres). Maka dari itu, bisa saja dibutuhkan penyesuaian suhu tidur tergantung pada tubuh kita masing-masing.

Namun, yang harus diingat adalah sebisa mungkin menghindari mengubah suhu jadi terlalu drastis. Konsultasikan dengan dokter, untuk melihat apakah suhu tidur Anda harus berubah atau tidak.

1
2