Share

WHO Eropa: Diprediksikan akan Lebih Banyak Kematian Akibat Cacar Monyet

Kevi Laras, Jurnalis · Minggu 31 Juli 2022 10:00 WIB
$detail['images_title']
Cacar monyet, (Foto: Freepik)

WABAH cacar monyet yang tengah terjadi sejak awal 2022, bukan hanya berdampak serius di Afrika, tapi juga begitu berdampak di benua Eropa

Disampaikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Eropa, perkembangan wabah cacar monyet di Eropa, dinilai bisa meningkatkan kasus kematian.

"Dengan penyebaran cacar monyet yang terus berlanjut di Eropa, kami memperkirakan akan melihat lebih banyak kematian," kata Catherine Smallwood, Pejabat Darurat Senior di WHO Eropa, dikutip dari Channel News Asia, Minggu (31/7/2022)

Memprediksi akan banyak angka kematian ke depannya, WHO Eropa meminta negara-negara Eropa agar segera melakukan pencegahan penularan virus cacar monyet demi menghentikan wabah ini, meskipun banyak kasus penyakit itu sembuh sendiri tanpa perlu pengobatan.

Catherine menegaskan, meski banyak kasus yang menunjukkan infeksi cacar monyet bisa sembuh dnegan sendirinya. Tapi hal ini tak mengubah penilaian WHO Eropa, bahwa cacar monyet bisa menimbulkan komplikasi.

"Kami tahu bahwa meskipun dalam banyak kasus, ini bisa sembuh sendiri. Cacar monyet dapat menyebabkan komplikasi parah," tambahnya.

Sementara itu, Eropa sendiri sudah mencatat angka kematian akibat cacar monyet, dengan laporan kasus kematian pertama dari Spanyol. Bersama dengan laporan kasus kematian pasien cacar monyet dari Brasil, menjadikan kematian tersebut jadi angka kematian karena cacar monyet yang terjadi di luar Afrika.

 BACA JUGA:Brasil dan Spanyol Laporkan Kasus Kematian Pertama Akibat Cacar Monyet

BACA JUGA:Hindari Cacar Monyet, Pria Gay Jangan Suka Bungkus Cowok Sembarangan

1
2