Share

Brasil dan Spanyol Laporkan Kasus Kematian Pertama Akibat Cacar Monyet

Pradita Ananda, Jurnalis · Minggu 31 Juli 2022 07:43 WIB
$detail['images_title']
Virus cacar monyet (Foto: Reuters/Dado Ruvic)

ANGKA kematian akibat wabah cacar monyet terus bertambah, dengan kali ini laporan kematian datang dari Brasil dan Spanyol.

Pria berusia 41 tahun di Brasil tercatat jadi pasien yang meninggal dunia,  pertama akibat virus cacar monyet, di luar Afrika. Mengutip Washington Post, Minggu (31/7/2022) dari keterangan pejabat kesehatan setempat, pria ini memiliki kondisi limfoma dan kekebalan yang lemah.

Brasil sendiri sejauh ini sudah mengonfirmasi kasus positif cacar monyet di negaranya, setidaknya hingga 1.259 kasus. Data dari kementerian kesehatan Brasil menunjukkan bahwa lebih dari 98 persen kasus yang dikonfirmasi, terjadi pada pria yang berhubungan seks dengan pria.

Tidak lama setelah laporan Brasil, pada Sabtu 30 Juli 2022 waktu setempat, Kementerian Kesehatan Spanyol mengkonfirmasi kematian pertama di Eropa akibat virus tersebut. Pengumuman ini, menjadikan kasus kematian pertama akibat cacar monyet yang pertama di Eropa.

Spanyol diketahui memang menjadi salah satu negara yang terkena dampak terburuk akibat wabah cacar monyet, dengan 4.298 kasus yang dikonfirmasi dan 120 pasien yang dirawat di rumah sakit.

Sementara itu, di Afrika sendiri disebutkan sudah ada lima orang yang meninggal akibat wabah cacar monyet.

Sebagai informasi, sejak pekan lalu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah menyatakan wabah cacar monyet sebagai darurat kesehatan global.

Direktur Jenderal WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebut, dengan menyatakan wabah ini sebagai darurat kesehatan global diharapkan akan membantu mempercepat pengembangan vaksin dan penerapan langkah-langkah untuk membatasi penyebaran virus.

 BACA JUGA: Cegah Penularan Cacar Monyet, Dokter Sarankan Hindari One Night Stand

BACA JUGA:Apa Benar Virus Cacar Monyet Muncul Pertama Kali di Anus atau Alat Kelamin?

1
2