Share

Ajak Masyakarat Jalan Kaki 30 Menit Sehari, Menkes: Sehat Itu Mahal

Kevi Laras, Jurnalis · Sabtu 30 Juli 2022 11:44 WIB
$detail['images_title']
Menkes Budi (Foto: Dok.Setpres)

DORONG masyarakat tingkatkan kesehatan, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin ajak hidupkan kembali Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Dimana hal itu bagian dari implementasi transformasi sistem kesehatan, pilar pertama yakni transformasi layanan primer.

"Program ini menjaga agar orang hidup sehat, karena selain lebih murah, kualitas hidup juga lebih baik,” ungkap Menkes Budi Gunadi dalam website Kemenkes, Sabtu (30/7/2022)

Menkes Budi

Dalam kesempatan yang sama, Kementerian Koodinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) menyebutkan pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dalam dua tahun ini belum optimal karena pandemi Covid-19.

GERMAS disebutkan sangat penting dilakukan di setiap aspek kehidupan. Terlebih dalam menghadapi tantangan sektor kesehatan yang begitu kompleks, dari mulai angka kematian ibu serta bayi yang masih tinggi, stunting, hingga Penyakit Tidak Menular (PTM).

"Melalui kegiatan ini kita ingin masyarakat teredukasi pentingnya sehat. Lebih baik mengeluarkan biaya untuk sehat daripada biaya untuk sakit. Biaya sakit itu jauh lebih mahal, dibandingkan biaya untuk sehat. Sehat itu mahal, karena itu hindarilah sakit. Salah satunya dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS),” kata Menko Muhadjir

BACA JUGA : Isu Wacana Vaksin Booster Dosis Kedua untuk Nakes, Ini Kata Menkes Budi

BACA JUGA : Miris! 6 Provinsi di Indonesia Tak Punya Layanan Pasang Ring Jantung, Pasien Hanya Bisa Berdoa?

Mengingat di tengah pandemi Covid-19, Budi mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kebugaran tubuh. Dengan aktif bergerak guna menjaga kesehatan.

"Jangan lupa hidup sehat, salah satunya dengan bergerak sehari minimal 30 menit, jadi kalau seminggu 5 kali berarti sekitar 150 menit. Aktivitasnya bisa dengan jalan, lari, atau berenang. Sehat selalu,” imbuhnya

(hel)