Share

Sindrom Cutis Laxa Membuat Daffa Miliki Kulit Kendur Seperti Orang Tua

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Jum'at 29 Juli 2022 10:59 WIB
$detail['images_title']
Sindrom Curtis Laxa (Foto: ist)

Didirikan oleh Martin Anugrah dan Andry Ganda pada tahun 2008, CameoProject adalah konten kreator YouTube yang terkemuka di industri, berfokus pada produksi konten video multi-genre, seperti komedi, kids, dan musik.

Channel CameoProject di YouTube telah menghasilkan lebih dari 1,15 juta subscribers dengan lebih dari 177 juta views. Salah satu segmen paling berkesan di channel ini yaitu ‘Cerita Tentang’ dimana seorang narasumber menceritakan kisah hidupnya.

 sindrom curtis laxa

Pada video dalam segmen ‘Cerita Tentang’ yang diunggah tanggal 13 Juli 2022, seorang remaja laki-laki berusia 21 tahun bernama Muhammad Rachmadian Daffa menceritakan kisahnya sebagai pengidap sindrom Cutis Laxa. Cutis Laxa adalah sebuah sindrom yang membuatnya lahir dengan fisik seperti orang tua dengan kulit yang kendur atau tidak kencang layaknya orang lanjut usia.

Meskipun sering disangka sebagai orang tua oleh orang yang baru ia temui, Daffa mengaku kalau ia tidak memiliki perasaan minder dan selalu percaya diri. Daffa mengatakan bahwa terkadang ia malah lupa bahwa ia memiliki sindrom tersebut.

“Tapi kalau siang gua beraktivitas seperti layaknya remaja sih, remaja pada biasanya. Nongkrong sana sini, nyamar jadi bapak-bapak. Ngerjain tukang es krim. Ngerjain tebak umur ya kan. Tapi pas mau tidur iya gua baru sadar astaga tua banget hidup ya,” ujar Daffa sambil tersenyum.

Beruntung, meskipun memiliki sindrom yang langka, Daffa mengaku kalau ia tidak pernah di-bully dan tidak pernah sakit hati hingga sampai menyerang mentalnya. Daffa bahkan dengan berani melawan satu orang anak yang ketika itu mengejek dirinya.

Dari sindrom Cutis Laxa tersebut, Daffa juga ternyata mengidap kebocoran jantung sebagai salah satu efek sampingnya. Sindrom Cutis Laxa juga membuat suara Daffa menjadi lebih berat.

Di akhir video, Daffa mengungkapkan cara bagaimana ia berdamai dengan diri sendiri. Dengan santainya, Daffa menjawab dengan menjalankan hidup bahagia dengan uang.

“Tapi kalau emang misalnya gua ga megang duit aduh. Mungkin kepikiran kali ya Cutis Laxa gitu aduh udah tua ga ada duit. Bingung kita mau bersenang-senang,” tutur Daffa.

Nah, buat yang sudah penasaran dengan cerita Daffa menjalani hidup dengan Sindrom Cutis Laxa, langsung aja cek videonya hanya di YouTube Channel CameoProject, ya!

PT Suara Mas Abadi (SMA) dengan label Hits Records adalah perusahaan bergerak dalam bidang industri rekaman di bawah PT Star Media Nusantara (SMN) yang merupakan bagian dari PT MNC Studios International Tbk.

Hits Records memantapkan fokusnya kepada karya musik bergenre Pop, Folks, RnB, dll. Kesuksesan Hits Records dapat dilihat dari talenta-talenta yang dimiliki, seperti Andmesh Kamaleng, Mahalini Raharja, Nuca, Novia Bachmid, dll.

PT Suara Mas Abadi mengembangkan diri dengan membentuk divisi digital yang diberi nama StarHits dengan fokus untuk monetisasi aset digital MNC group, bekerjasama dengan banyak konten kreator untuk memproduksi konten yang bermutu.

StarHits juga ditunjuk oleh YouTube sebagai MCN (Multi Channel Network). Selain menyediakan layanan dalam pengelolaan konten, StarHits memiliki tujuan untuk mendistribusikan konten secara efektif ke seluruh platform media untuk meningkatkan jangkauan audiens, perlindungan konten atau hak cipta, & monetisasi konten.

Temukan kami di:

Website: https://www.starhits.id/

Facebook: https://www.facebook.com/starhitsidn

Twitter: https://twitter.com/Starhitsid

Instagram: https://www.instagram.com/starhitsid/

(DRM)