Share

Suka Konsumsi Obat Perangsang seperti Viagra? Begini Sederet Efek Samping yang Bisa Terjadi

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 29 Juli 2022 17:32 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Obat Perangsang. (Foto: Freepik)

HUBUNGAN badan memang menjadi salah satu cara pasangan mengungkapkan rasa cinta mereka. Bahkan, tercatat 33 persen kasus perceraian pun terjadi karena urusan ranjang.

Oleh karena itu, banyak mereka yang berusaha memuaskan pasangannya memilih untuk mengonsumsi obat-obatan, termasuk obat perangsang. Padahal, ada efek obat perangsang yang berbahaya kalau diminum sembarangan.

Obat perangsang yang dijual bebas pun tidak sepenuhnya aman bagi kesehatan. Obat perangsang seksual yang memang banyak dijual bebas di pasaran sayangnya, tidak semua terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Viagra

Obat yang belum resmi atau terdaftar di BPOM lebih mungkin menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan. Apalagi, obat perangsang seksual belum terbukti secara medis mampu menjalankan fungsi sebagaimana yang diharapkan.

Bagi kamu, khususnya pria, yang suka mengonsumsi obat perangsang seksual seperti viagra dan sildenafil, ada beragam efek samping obat perangsang yang bisa dialami, contohnya:

- Penyakit jantung

- Tekanan darah tinggi (hipertensi) atau rendah (hipotensi) yang tidak terkontrol

- Gangguan mata (retinitis pigmentosa)

- Gangguan hati tingkat berat (sirosis)

- Gangguan ginjal yang memerlukan cuci darah

Untuk wanita, ada dua jenis obat yang dapat mengatasi masalah penurunan libido yaitu flibanserin dan bremelanotide. Efek buruk setelah minum obat perangsang wanita yang dapat muncul antara lain:

- Tekanan darah menurun

- Pusing

- Kelelahan

- Mual

- Muntah

- Sakit kepala

- Ruam kulit

Obat kuat atau perangsang sangat mungkin menimbulkan efek samping. Maka, penggunaannya sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter. Kamu bisa tanya dokter online agar konsultasi lebih mudah, praktis, dan nyaman.

Dibanding hanya mengandalkan obat perangsang, pasangan yang punya masalah seksual sebaiknya berkonsultasi kepada dokter seksologi atau andrologi. Jadi, solusi dari masalah seksual yang dihadapi bisa diketahui.

Sebaiknya hindari minum obat perangsang kalau sedang mengalami masalah seksual. Bukannya mendapatkan kepuasan, justru gangguan kesehatan yang berbahaya bisa terjadi.

1
2