Share

Tenaga Kesehatan Mulai Diberi Booster Kedua, Apa 3 Jenis Vaksin Rekomendasinya?

Pradita Ananda, Jurnalis · Sabtu 30 Juli 2022 11:12 WIB
$detail['images_title']
Vaksin booster kedua (Foto: VIR)

MULAI Jumat kemarin, tenaga kesehatan (nakes) menerima vaksin booster Covid-19 yang kedua. Apalagi nakes adalah kelompok prioritas karena bekerja sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan ke masyarakat.

Terkait jenis vaksin yang dipakai, Kementerian Kesehatan menegaskan kalau vaksin yang dipakai sesuai rekomendasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI).

 vaksin booster kedua

Tapi, secara khusus Ahli Epidemiologi Griffith University Australia, Dicky Budiman merekomendasikan ada tiga merek vaksin Covid-19 yang tersedia, untuk digunakan sebagai vaksin booster kedua. Rekomendasi ini diberikan, melihat karateristik subvarian Omicron, varian BA.4 dan BA.5 yang mendominasi penyebaran saat ini.

"Vaksin yang tepat diberikan untuk mengantisipasi merebaknya BA.4 dan BA.5, adalah vaksin dengan platform mRNA seperti Moderna dan Pfizer, serta vaksin Novavax," ungkap Dicky Budiman saat dihubungi MNC Portal, baru-baru ini.

Ketiga vaksin tersebut, menurut Dicky terbukti bermanfaat untuk mencegah maupun menurunkan risiko seseorang mengalami keparahan penyakit jika terinfeksi Covid-19.

 BACA JUGA:Paska Vaksin Booster Kedua, IDI Ingatkan Nakes Tetap Patuh Kerja Pakai APD

"Ketiga vaksin ini terbukti baik berdasar data bahwa vaksin 70 persen mencegah fatalitas kematian dan 60% lebih mencegah keparahan," tambahnya.

Dengan demikian, potensi seseorang yang terpapar BA.4 dan BA.5 untuk masuk rumah sakit tetap ada, tapi potensi kematian akibat infeksi tersebut sangat kecil.

Menurut Dicky dari kacamata medis, jika pemerintah Indonesia bisa mendatangkan vaksin Moderna, Pfizer, dan Novavax edisi terbaru yang sudah dimodifikasi spesifik untuk melawan Omicron beserta subvariannya, jadi langkah yang lebih baik.

"Tapi, kalaupun pakai vaksin Moderna, Pfizer, dan Novavax yang ada saat ini, itu pun tetap memberi manfaat yang berarti," tambahnya.

1
2