Share

Studi: Konsumsi Vitamin B6 Bantu Kurangi Kecemasan dan Depresi

Putra Syah Norens, Jurnalis · Jum'at 29 Juli 2022 07:00 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi depresi, (Foto: Freepik)

VITAMIN B6 atau piridoksin, merupakan vitamin B kompleks yang berperan penting bagi kesehatan manusia, terutama kesehatan otak.

Selama ini vitamin B6 mungkin lebih familiar bisa membantu menambah energi, menguatkan fungsi otak, dan dapat membantu sebagai upata pencegahan penyakit jantung.

Tahukah Anda, di luar itu ternyata vitamin B6 memiliki manfaat luar biasa terkait rasa cemas dan depresi. Hal ini terungkap melalui studi penelitian terbaru dari University of Reading, Inggris.

Mengutip Newsweek, Jumat (29/7/2022) studi penelitian yang sudah diterbitkan dalam jurnal Human Psychopharmacology: Clinical and Experimental ini menemukan bahwa mengonsumsi vitamin B6 dosis tinggi bisa membantu mengurangi perasaan cemas dan depresi.

Studi ini sendiri digelar dengan melibatkan sekitar 300 orang usia dewasa muda dengan kecemasan atau depresi. Kemudian peserta dipilih secara acak untuk mengonsumsi vitamin B6, vitamin B12, atau plasebo dengan dosis 50 kali lipat sehari setelah makan, selama satu bulan.

Lewat penelitian, para peneliti mencoba mempelajari sejauh mana vitamin B6 dan B12 dapat mempengaruhi pengolahan asam gamma-aminobutirat (GABA).

GABA sendiri merupakan neurotransmitter, yang bisa menenangkan sistem saraf dan dapat menyebabkan seseorang mengembangkan rasa kecemasan dan depresi. Nah, vitamin B6 ini ternyata bisa membantu tubuh mengubah protein dan karbohidrat menjadi energi, dan juga memainkan peran penting dalam sistem saraf.

Dari tes visual pada akhir percobaan, hasilnya terlihat ada peningkatan kadar GABA pada peserta yang telah mengonsumsi vitamin B6. hal ini mendukung hipotesa bahwa suplemen vitamin B6 bisa mengurangi rasa kecemasan.

Penulis utama studi, Dr.David Field menyebutkan fungsi otak manusia itu bergantung pada keseimbangan neuron rangsang.

"Fungsi otak bergantung pada keseimbangan antara neuron rangsang yang membawa informasi dan penghambat, yang mencegah aktivitas yang tidak terkendali," jelas Dr. David

"Vitamin B6 membantu tubuh memproduksi pembawa pesan kimia tertentu yang menghambat impuls di otak, dan penelitian kami menghubungkan efek menenangkan ini dengan berkurangnya kecemasan di antara para peserta penelitian,” lanjutnya.

Selain dalam bentuk suplemen, vitamin ini bisa didapat secara alami dalam berbagai makanan mulai dari ikan salmon, ikan tuna, sayuran buncis dan buah pisang.

"Banyak makanan, termasuk tuna, buncis dan banyak buah-buahan dan sayuran, mengandung vitamin B6. Namun, dosis tinggi yang digunakan dalam percobaan ini menunjukkan bahwa suplemen diperlukan untuk memiliki efek positif pada suasana hati," pungkas Dr. David

1
2