Share

Menkes Budi: Orang Belum Divaksin Covid-19 Punya Risiko 30 Kali Lipat Dirawat di Rumah Sakit

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 27 Juli 2022 10:17 WIB
$detail['images_title']
Menkes Budi, (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

MENTERI Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin terus mengimbau kepada masyarakat untuk segera mendapatkan vaksin booster Covid-19. Terlebih lagi bagi orang-orang yang bahkan sampai saat ini masih belum sama sekali atau belum melengkapi dua dosis primer vaksin Covid-19.

Mendapatkan vaksinasi Covid-19 hingga dosis ketiga (booster), jadi sangat penting sebagai salah satu upaya perlindungan diri dan menurunkan risiko keparahan hingga perawatan di rumah sakit.

Menkes Budi memperingatkan, risiko dirawat rumah sakit yang tinggi akibat Covid-19 pada orang-orang yang belum menerima vaksin atau belum melengkapi dosis vaksin Covid-19.

"Orang yang belum divaksin, risiko masuk RS akibat Covid-19 itu, 30 kali lipat dibandingkan orang yang sudah dibooster," terang Menkes Budi saat ditemui awak media di kawasan Jakarta, baru-baru ini.

 

(Foto: MPI/ Sukardi)

Sementara, menurut penjelasan Menkes Budi, orang-orang yang divaksin satu dosis, punya risiko masuk rumah sakit akibat Covid-19 itu sekitar 20 kali lipat dibanding orang yang sudah dibooster.

Sedangkan bagi orang yang baru divaksin dua dosis, risiko kesakitan hingga dirawat di rumah sakit adalah 10 kali lipat di atas orang yang sudah menerima vaksin booster.

Ini menandakan betapa pentingnya mendapatkan perlindungan dari vaksin booster, terlebih di masa sekarang penyebaran subvarian Omicron BA.5 cukup mendominasi di Indonesia. Subvarian ini pun dikenal mampu meloloskan diri dari antibodi yang terbentuk dari vaksinasi maupun infeksi alami.

"Buat saya pribadi, booster itu kan gratis dan aksesnya mudah didapat sekarang, jadi kenapa sih enggak dibooster. Ingat loh! Kalau kena Covid-19, ya, Anda punya risiko masuk rumah sakit," tegas Menkes Budi.

 BACA JUGA:Kekebalan Tidak Tahan Lama, Satgas IDI Ingatkan Pentingnya Vaksin Booster Covid-19

1
2