Share

Waspada 3 Dampak Buruk Salah Kasur, Bisa Pengaruhi Kualitas Tidur hingga Kesehatan Tulang

Siska Permata Sari, Jurnalis · Selasa 26 Juli 2022 08:00 WIB
$detail['images_title']
kasur yang tepat mempengaruhi kualitas tidur, (Foto: Freepik)

TIDUR dengan kualitas yang baik sangat penting untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan, baik fisik atau pun mental.

Kualitas tidur sendiri dapat dipengaruhi banyak hal, salah satunya adalah kasur, sebagai tempat alias lokasi untuk tidur itu sendiri.

Kasur yang tepat dan nyaman, membantu seseorang memiliki kualitas tidur yang baik. Namun berbeda bila salah memilih kasur, yang berpotensi memberikan dampak buruk pada kesehatan. Apa saja dampak negatif bagi kesehatan saat kita tidur di kasur yang tidak tepat. Mengutip siaran resmi Quantum, berikut ulasan tiga dampak buruk salah memilih kasur tempat tidur, Selasa (26/7/2022).

1. Alergi tungau: Salah satu kunci menjaga kenyamanan saat tidur. Sebab, sadar atau tidak, tungau menjadi salah satu hal yang paling gemar tinggal di kasur. Mengutip Mayo Clinic, makhluk mikroskopis ini hidup di iklim lembab dan memakan kulit mati manusia yang ditemukan dalam debu rumah tangga. Jika alergi terhadap tungau, tubuh otomatis memiliki kepekaan terhadap kotoran dan jasad tungau yang membusuk. Kontak dengan kotoran tersebut bisa menyebabkan gejala alergi seperti batuk, bersin, pilek, hingga mata gatal. Tentunya, ini dapat mengganggu kualitas tidur

2. Sakit punggung: Kasur vital kaitannya dengan menyokong bagian tulang belakang. Fredrick Wilson D.O, direktur Cleveland Clinic Solon Center for Spine Health menyebut tulang belakang manusia memiliki lekukan alami yang harus bisa diikuti bahkan saat tidur. Setiap dorongan atau tarikan pada tulang punggung, karena kasur yang terlalu empuk atau kendur, bisa memberi tekanan pada ligamen dan tendon yang menghubungkan tulang belakang dengan otot lain. Sehingga, bila tidak memilih kasur yang tepat, berpeluang besar mengalami sakit punggung.

3. Nyeri sendi: Kasur yang nyaman dapat membantu kualitas tidur. Tetapi, jika kasur terlalu keras, kita akan merasakan tekanan berlebihan pada area bahu, pinggul, hingga punggung. Hal ini pada akhirnya menimbulkan rasa sakit dan nyeri pada sendi. Jika memiliki kasur yang keras, sebaiknya, cobalah menggunakan topper pada kasur dan pilih topper dengan material yang baik. Misalnya, bebas dari bahan-bahan kimia berbahaya untuk tubuh, memiliki pori untuk ventilasi udara, dan tidak berbau (odorless), demi kenyamanan dan kualitas tidur yang baik.

1
2