Share

Idap Kondisi Langka Buat Tangannya Membengkak, Gadis Ini Disuruh Diamputasi oleh Netizen

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 22 Juli 2022 12:38 WIB
$detail['images_title']
Olivia Klopchin, (Foto: Jam Press Vid/ TikTok @oliviaklopchin_)

KOMENTAR negatif gampang sekali ditemui di media sosial. Bahkan seringnya, komentar negatif tersebut datang dari orang-orang asing yang tidak saling mengenal satu sama lain.

Inilah yang dirasakan Olivia Klopchin, gadis 18 tahun asal Springfield, Vermont. Olivia memiliki kondisi kesehatan khusus, lengan sebelah kanannya hadir dengan bentuk jauh lebih besar daripada tangan kirinya. Hal ini karena, ia mengalami kondisi langka yang dinamakan malformasi vaskular.

Gadis cantik tersebut, didiagnosa mengalami malformasi vaskular sejak usia dua bulan, setelah ada memar di bagian dalam sikunya yang sudah muncul sejak ia lahir. Kondisi ini disebabkan oleh perkembangan yang abnormal di pembuluh darah, sehingga menyebabkan perubahan warna atau tonjolan di daerah yang terkena.

Namun kondisi ini tak menghalangi Olivia tumbuh dewasa seperti anak-anak seusianya. Tidak minder dengan kondisi dan bentuk tangannya, Olivia rutin bermain sosial media TikTok dan mengunggah keseharian dan kondisi kesehatannya sebagai orang dengan malformasi vaskular.

Sayangnya, ada saja netizen yang bermulut jahat melontarkan komentar negatif melihat kondisi kesehatan Olivia. Mengutip NY Post, Jumat (22/7/2022), sebagian netizen malah menyuruh Olivia untuk mengamputasi lengannya yang bengkak tersebut.

“Terlepas dari pikiranku, coba bayangkan mengamputasi tangan yang kamu gunakan dan bisa baik-baik saja,” tulis salah seorang netizen.

“Aku pribadi lebih baik pakai tangan prostetik palsu yang bagus, lalu aku dekorasi. Tapi ya, itu kalau aku,” tambah yang lain.

“Kamu terlihat lebih oke tanpa itu (lengan), “ komentar seorang netizen yang lain.

Olivia dengan percaya diri tak mau menggubris komentar jahat orang asing tersebut, bahkan ia secara tegas mengatakan ia lebih memilih untuk meninggal dunia daripada harus dengan sengaja mengamputasi tangannya.

“Saya tidak bisa membiarkan komentar seseorang yang bahkan tidak saya kenal mengganggu diri saya,” tegasnya.

Sehari-hari, walau terkadang mengalami pembekuan darah yang menimbulkan rasa sakit, Olivia mengaku ia tetap bisa menjalani hidupnya dengan normal, seperti remaja seusianya.

“Saya bisa berolahraga, bergaul dengan teman-teman, dan teman-teman memang akan tanya soal lengan ini. Tetapi saya selalu terbuka dan bersedia menjawab pertanyaan dari mereka. “Saya benar-benar bersyukur bahwa lengan saya tidak memberi saya kerugian apa pun dalam hidup,” tandas Olivia.

 BACA JUGA:Kisah Penyintas Covid-19: Sesak Napas Tidak Ada saat Bernyanyi

BACA JUGA:Hubungan Intim Lebih dengan 2000 Wanita, Mantan Atlet NBA Ini Sebut Pernah Patah Penis

1
2