Share

Artifical Intelligence Bantu Deteksi Dini Kanker Serviks Lebih Efektif

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 18 Juli 2022 18:46 WIB
$detail['images_title']
AI bantu penanganan kanker serviks (Foto: Ist)

DUNIA kesehatan kini berkaitan erat dengan teknologi Artificial Intelligence (AI). Salah satunya untuk penanganan kanker serviks.

Seperti diketahui, sejak lama pemerintah fokus mengatasi kasus penyakit kanker serviks pada wanita yang tingkat kematiannya tinggi. Kini perusahaan kesehatan mencoba buat inovasi seperti penggunaan AI.

Perwakilan RS Medika Dramaga Bogor dr. Geossefi Purnawarman Sp.OG, M.Kes mengatakan, penggunaan teknologi artificial intelligence (AI) dalam dunia medis sangat bermanfaat. Karena dapat membuat proses pemeriksaan menjadi lebih mudah, lebih efisien dan efektif serta dapat terdokumentasi dengan baik.

Alat Pendeteksi Kanker Serviks

"Selain itu, dengan menggunakan teknologi AI, pasien pun tidak hanya akan mendapatkan eksplanasi dan edukasi secara lisan dari dokter namun juga secara virtual sehingga pasien lebih memahami kondisi tubuh mereka," ujarnya dalam keterangan resmi.

Lebih lanjut, Direktur Pyridam Farma dr. Widjanarko Brotosaputro menuturkan, kesadaran wanita dalam mencegah kanker serviks perlu ditingkatkan. Salah satunya yakni dengan cek atau vaksin HPV untuk mencegah sel kanker.

BACA JUGA : Cewek Wajib Baca, Ini 3 Gejala Kanker Serviks

BACA JUGA : Daftar Makanan untuk Mencegah Kanker Serviks, Catat Ya Girls!

Karena masih banyak kurangnya kesadaran wanita Indonesia untuk melakukan vaksin Human Papilloma Virus (HPV) dan rutin melakukan pemeriksaan diri secara berkala menjadi salah satu penyebab tingginya kematian yang disebabkan oleh kanker serviks.

"Program pemerintah dalam upaya meningkatkan kesadaran wanita Indonesia terhadap kesehatan serviks harus didukung. Hadirnya Cerviray A.I. dapat membantu kaum wanita untuk mulai memeriksakan diri agar terlindung dari bahaya kanker serviks," ujarnya.

Penggunaan AI ini dilengkapi dengan LED (anti-glare function), fitur zoom hingga 3-5x optical dan tingkat fokus yang dapat diatur otomatis atau manual. Hal ini dapat membantu proses pengambilan gambar serviks atau leher rahim yang dilakukan oleh tenaga ahli menjadi lebih cepat, lebih jelas dan lebih akurat.

Lalu menggunakan gambar serviks pasien yang ditangkap oleh perangkat untuk secara otomatis menunjukkan kemungkinan tingkat keparahan atau status penyakit.

Hasil yang telah dianalisis oleh server AI segera dikirim ke tenaga ahli sebagai data tambahan untuk membuat diagnosis yang diperlukan dengan lebih akurat. Tekonologi ini diproduksi oleh perusahaan Artificial Intelligence (AI) di bidang kesehatan asal Korea Selatan yaitu AIDOT Inc.

1
2