Share

Alhamdulillah, Angka Sakit dan Kematian Jamaah Haji Indonesia Alami Penurunan

Kevi Laras, Jurnalis · Kamis 14 Juli 2022 16:15 WIB
$detail['images_title']
Jamaah haji Indonesia, (Foto: Kemenag)

TIM kesehatan haji Indonesia di Arab Saudi terus melakukan evaluasi kesehatan pada seluruh jamaah haji Indonesia. Terlebih saat ini kondisi suhu di Arab Saudi memang sedang tinggi.

Pemantauan kondisi kesehatan para jamaah haji Indonesia ini, dikatakan dr. Budi Sylvana, MARS, Kepala Pusat Kesehatan Haji, dilakukan setiap hari oleh tim.

"Sudah pasti ada, kita setiap hari kita melakukan evaluasi terhadap perkembangan kesehatan jamaah, termasuk kendala-kendala yang ditemukan di Arab Saudi,” ujar dr. Budi, dalam siaran langsung ‘Pemantauan Kesehatan Pasca Kepulangan Jamaah Haji’ dikutip dari kanal YouTube Kementerian Kesehatan, Kamis (14/7/2022).

Hasil evaluasi harian, akan menjadi salah satu referensi untuk program kesehatan yang dilakukan untuk esok harinya. Demi menjaga kesehatan para jamaah haji Indonesia agar tetap optimal selama menjalani rangkaian ibadah haji atau pun saat pulang ke Tanah Air. 

“Perbaikan atau evaluasi ini untuk di hari esoknya, contoh dengan suhu tinggi bahwa terapi atau usaha kita lakukan dengan gerakan minum dan makan kurma bersama, tenyata ini cukup efektif ternyata bagi jamaah haji yang nafsu makannya berkurang karena kelelahan atau bosan," imbuh dr. Budi.

Usaha yang dilakukan tim kesehatan haji Indonesia, tampaknya memang tak sia-sia. Pasalnya, terpantau bahwa ada penurunan secara signifikan atas jumlah jamaah haji Indonesia yang sakit dan meninggal.

"Evaluasi kita lakukan terus, di mana angka jamaah yang sakit dan meninggal saat ini sudah cukup mengalami penurunan signifikan," tegas dr. Budi

Sebagai ingformasi, sampai hari ini, Kamis 14 Juli 2022, jumlah jamaah haji Indonesia yang meninggal dunia di Tanah Suci bertambah menjadi 47 orang hingga hari ke-41 operasional penyelenggaraan ibadah haji 2022. 

 BACA JUGA:Besok Jamaah Haji Indonesia Mulai Dipulangkan, Kemenkes: Tidak Ada Karantina Terpusat

BACA JUGA:Serangan Varian BA.4 dan BA.5 Diprediksi Akhir Juli, Kemenkes Tambah 30% Tempat Tidur RS

1
2