Share

Naik Kereta Wajib Booster, KAI Sediakan Vaksin Pfizer dan Sinovac di Stasiun Gambir dan Senen

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 14 Juli 2022 11:02 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)

PEMERINTAH akan menerapkan aturan wajib vaksin booster bagi mereka yang hendak melakukan perjalanan menggunakan transportasi umum maupun ke fasilitas umum. Pasalnya, angka vaksin booster saat ini masih sangat rendah yakni di bawah 25 persen.

Oleh karena itu, tempat untuk melakukan layanan vaksinasi Covid-19 pun diperbanyak. Salah satu tempat yang membuka area vaksinasi adalah Stasiun.

Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa mengatakan, menjelang pemberlakuan aturan baru perjalanan kereta api (KA) yang akan dimulai pada 15 Juli 2022, Stasiun Gambir dan Pasar Senen sediakan layanan vaksinasi.

Eva melanjutkan, hal tersebut sesuai dengan terbitnya SE Kementerian Perhubungan Nomor 72 Tahun 2022, yakni tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada Masa Pandemi Covid-19.

"Maka mulai 17 Juli 2022 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ), termasuk untuk yang akan berangkat dari area Daop 1 Jakarta yang belum mendapatkan vaksinasi ketiga (booster) wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen yang masih berlaku pada saat boarding," ujarnya dalam keterangan resminya kepada MNC Portal.

Kemudian Eva menambahkan, untuk mendukung seluruh kebijakan pemerintah pada perjalanan KA yang aman dan sehat di masa pandemi Covid-19, layanan vaksin yang kembali tersedia di Stasiun Gambir dan Pasar Senen dimulai dengan jam operasional sejak pukul 08.00 - 12.00 WIB.

Kemudian masyarakat, khususnya calon pengguna yang akan melakukan vaksin di stasiun wajib membawa kartu identitas KTP atau Kartu Keluarga bagi anak usia dibawah 17 tahun. "Adapun layanan vaksin di stasiun tersedia untuk jenis vaksin Pfizer dan Sinovac. Diharapkan layanan tersebut dapat menekan kembali penyebaran Covid-19 di masyarakat," jelasnya.

Selain itu, bagi calon penumpang yang akan melakukan vaksin di stasiun agar tidak melakukan proses vaksinasi pada hari yang sama dengan jadwal keberangkatan. "Daop 1 Jakarta mengajak seluruh calon penumpang untuk mulai melakukan vaksinasi, hingga vaksin ketiga untuk mendukung program pemerintah dalam penanganan Covid-19," katanya.

Eva menegaskan, pelanggan tetap diwajibkan menggunakan masker selama dalam perjalanan kereta api dan saat berada di stasiun. Masker yang digunakan merupakan masker kain tiga lapis atau masker medis, menutup hidung, mulut, dan dagu.

Berikut persyaratan lengkap perjalanan menggunakan KAJJ dan Lokal yang berlaku mulai 17 Juli 2022;

1. Syarat Naik KA Jarak Jauh

a) Vaksin ketiga (booster) tidak perlu menunjukkan hasil negatif screening Covid-19

b) Vaksin kedua wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen 1x24 jam atau tes RT-PCR 3x24 jam

c) Vaksin pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR 3x24 jam

d) Tidak/belum divaksin dengan alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah dan hasil negatif tes RT-PCR 3x24 jam

e) Pelanggan dengan usia 6-17 tahun wajib menunjukkan kartu/sertifikat vaksin dosis kedua tanpa menunjukkan hasil negatif screening Covid-19. Jika vaksin dosis pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR 3x24 jam.

f) Pelanggan dengan usia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen atau RT-PCR namun wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan

2. Syarat Naik KA Lokal dan Aglomerasi

a) Vaksin minimal dosis pertama

b) Tidak diwajibkan untuk menunjukkan surat keterangan hasil negatif Rapid Test Antigen atau RT-PCR

c) Tidak/belum divaksin dengan alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah

d) Pelanggan dengan usia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin namun wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan

"KAI optimis bahwa adanya kebijakan ini tidak menyurutkan minat masyarakat untuk bepergian dengan KA yang selalu mengedepankan protokol kesehatan," pungkasnya.

1
2