Share

Ingin Tidur Jauh Lebih Berkualitas? Coba Jauhi 5

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 14 Juli 2022 08:00 WIB
$detail['images_title']
Tidur berkualitas, (Foto: Freepik)

KURANG tidur di malam hari bukan hanya sangat berdampak pada aktivitas kita di siang hari. Tetapi juga begitu berdampak pada kesehatan mental, kesehatan fisik, dan kualitas hidup.

Menurut American Sleep Association, orang dewasa membutuhkan setidaknya tujuh sampai sembilan jam tidur setiap malam. Tapi pada kenyataannya, banyak orang yang mengalami insmonia dan akhirnya jadi kurang tidur.

Tidur yang baik bukan hanya durasinya cukup, tapi juga nyenyak dan berkualitas. Ada beberapa hal yang harus dihindari dilakukan jika ingin tidur jadi jauh lebih berkualitas, melansir Huffingtonpost, Kamis (14/7/2022), mari simak ulasan singkatnya di bawah ini.

1. Meletakkan TV di kamar tidur: Ketiduran sambil nonton TV memang enak, tetapi tahukah Anda kalau menyalakan TV di kamar tidur dan menontonnya hingga tertidur sebenarnya tidak membuat tubuh kita rileks. Kebiasaan ini membuat tubuh jadi terjaga jauh lebih lama dari yang diinginkan. Ini juga berlaku untuk penggunaan pasif, seperti menyalakan televisi hanya sebagai latar belakang saat melakukan aktivitas lain.

BACA JUGA:Lucinta Luna Mau Operasi Ganti Kulit, Ini Risiko Komplikasinya!

BACA JUGA: Siapa Sih yang Perlu Melakukan Operasi Tulang Ekor?

2. Interaksi sosial: Mengobrol sebelum tidur juga bisa ganggu kualitas tidur loh! Termasuk interaksi sosial virtual melalui ponsel sekali pun, contohnya membuka sosial media. Interaksi sosial sebenarnya adalah isyarat yang memberi sinyal pada jam tubuh untuk tetap waspada dan terjaga. Makanya menghindari terlalu banyak melakukan interaksi sosial sebelum tidur bisa bantu tubuh jadi rileks, mengantuk, dan akhirnya tertidur.

3. Kerja di tempat tidur: Siapa suka mengetik atau buka laptop dari tempat tidur? Atau bahkan sesimpel membuka email di ponsel saat di tempat tidur, nyatanya mengurangi kualitas tidur. Bekerja dari tempat yang sama dengan kita tidur dapat membuat lebih sulit berkonsentrasi pada pekerjaan, membuat kita jadi kurang produktif, dan pada akhirnya bikin kita lebih sulit untuk tertidur. Sebab otak menerima sinyal campuran dari kamar tidur menjadi tempat yang biasanya disediakan untuk istirahat, tapi ada keinginan untuk waspada dan bekerja sebagai gantinya.

4. Makan sebelum tidur: Tubuh butuh waktu untuk mencerna dengan baik, dan ini terjadi saat kita bangun dan bergerak. Di sisi lain, tidur dengan perut keroncongan juga membuat kita tidak bisa tidur dengan nyaman. Jika memang sangat lapar, konsumsi saja camilan ringan yang nyaman, bukan makan berat.

5. Waktu olahraga terlalu dekat dengan jam tidur: Olahraga bisa bantu meningkatkan jumlah gelombang lambat (atau dalam) tidur. Namun, berolahraga terlalu dekat dengan waktu tidur dapat membuat hormon endorfin jadi terpompa. Membuat kita akhirnya bisa jadi merasa gelisah dan akhirnya lebih sulit untuk tertidur.

1
2