Share

12 Makanan Penurun Darah Tinggi, Cocok Dimakan Setelah Konsumsi Jeroan

Destriana Indria Pamungkas, Jurnalis · Rabu 13 Juli 2022 12:46 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Makanan Penurun Darah Tinggi. (Foto: Shutterstock)

BEBERAPA makanan penurun darah tinggi harus Anda ketahui, apalagi setelah menyantap jeroan. Nah, jika anda adalah seorang penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi. Makanan-makanan ini tentu akan cukup membantu.

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan sebuah penyakit yang cukup umum terjadi. Biasanya penyakit ini menyerang orang dewasa dan kelompok lanjut usia (lansia). Hipertensi jika dibiarkan dapat berakibat buruk bagi tubuh karena bisa meningkatkan resiko penyakit lain.

Nah, untuk menurunkan tekanan darah, anda bisa mengkonsumsi makanan penurun darah tinggi berikut ini.

Sayur-sayuran hijau

Sayuran hijau menjadi salah satu makanan bernutrisi dan mampu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Sayuran ini meliputi bayam, kale, lobak hijau, sawi, selada, dan lain-lain. Kandungan kalium, magnesium, dan juga serat yang tinggi menjadi salah satu alasannya.

Buah-buahan

Buah-buahan cocok dikonsumsi untu siapa saja. Karena buah memiliki berbagai macam vitamin dan juga nutrisi yang baik untuk tubuh. Contohnya adalah buah pisang, bit, berry-berryan, alpukat, dan jeruk. Buah-buahan ini tinggi akan kalium yang dapat mengimbangi kadar natrium pada tubuh sehingga tekanan darah bisa menurun.

Tekanan darah Tinggi

Yoghurt

Kandungan probiotik pada yoghurt diyakini dapat menurunkan tekanan darah pada tubuh. Tak hanya itu, kandungan kalsiumnya juga memiliki peran penting dalam penurunan tekanan darah.

Susu Skim

Selain yoghurt, produk olahan susu lain yang mampu menurunkan tekanan darah adalah susu skim. Kandungan kalsium pada susu skim dinilai menjadi slaah satu agen yang mampu menurunkan tekanan darah.

Kentang

Kandungan kalium, magnesium, dan juga serat yang ada di dalam kentang mampu digunakan untuk mencegah hipertensi. Namun anda harus berhati-hati ketika mengolahnya. Jangan diolah dengan banyak garam karena garam akan menganggu tekanan darah anda.

Oatmeal

Oatmeal menjadi pilihan pengganti nasi bagi orang yang sedang diet. Ternyata, oatmeal juga memiliki fungsi lain, yaitu sebagai penurun darah tinggi. Hal ini karena pada oatmeal rendah lemak, rendah natrium, namun tinggi serat.

Ikan

The Journal Nutrition menuliskan jika mengkonsumsi banyak ikan berlemak dapat menurunkan tekanan darah. Kandungan asam lemak omega-3 dalam ikan inilah yang menyebabkan tekanan darah tidak naik. Namun, lagi-lagi anda harus memperhatikan cara memasaknya, yaitu jangan terlalu banyak diberi garam.

Kacang Lima

Kacang lima merupakan makanan yang mengandung kalium yang tinggi, serta serat dan juga protein. Makanan ini tentu sangat cocok bagi anda yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi.

Biji Rami

Makanan selanjutnya yang dinilai mampu menurunkan tekanan darah adalah biji rami. Kandungan di dalamnya berupa omega-3, asam alfa linolenik, lignan, peptida, dan serat.

Cokelat Hitam

Melansir dari jurnal penelitian BMC Medicine 2010, cokelat hitam bisa dijadikan salah satu alternatif untuk menurunkan tekanan darah bagi penderita hipertensi atau prehipertensi. Hal ini karena di dalam cokelat hitam terkandung flavonoid dan antioksidan.

Gandum Utuh

Hipertensi pada kelompok lanjut usia tentu mengkhawatirkan. Salah satu solusi untuk menurunkannya adalah dengan mengkonsumsi gandum utuh. Gandum utuh memiliki banyak serat sehingga dapat mencegah penyempitan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah.

Pistachio

Kandungan dalam kacang pistachio antara lain lemak sehat dan juga sumber protein. Kandungan inilah yang dipercayai dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.

1
2