Share

Apa Itu Code Blue? Kondisi yang Dialami Anak Pertama Lutfi Agizal

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 12 Juli 2022 15:51 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto: Freepik)

ARTIS Lutfi Agizal membagikan kabar kurang menyenangkan setelah anak pertamanya, Ceisya Syaluna Lagizal lahir ke dunia.

Melalui akun Instagramnya, mantan kekasih dari putri Iis Dahlia itu tampak membagikan potret Ceisya dalam keadaan tertidur dengan selang yang berada di mulut serta hidungnya. Ia bahkan menyebut bahwa putrinya dinyatakan 'code blue', sesaat sebelum proses persalinan sang istri.

"Oiya saat ini Ceisya masih di ruangan NICU karena kemarin sempat “code blue” sebelum persalinan bunda," tulis Lutfi Agizal pada keterangan foto.

Istilah ‘code blue’ sendiri, seperti dikutip dari WebMD, Selasa (12/7/2022) yang sudah ditinjau secara medis oleh Dan Brennan, MD adalah istilah untuk kode darurat di rumah sakit, kode ini dipakai untuk menggambarkan status kritis seorang pasien.

Para staf di rumah sakit yang bertugas, bisa menggunakan ‘code blue’ ini jika pasien mengalami serangan jantung, memiliki masalah pernapasan, atau mengalami keadaan darurat medis yang lainnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Code blue termasuk dalam sistem pengkodean standar di rumah sakit, untuk mengkomunikasikan keadaan darurat. Dengan memakai kode rumah sakit seperti ini, memungkinkan staf untuk dengan cepat mengomunikasikan status situasi yang terjadi tanpa perlu banyak mengeluarkan kata-kata.

Secara kategori, di beberapa rumah sakit, code blue dibagi ke tiga sub-kategori yakni;

1. Code blue: Kode darurat medis, biasanya untuk pasien dewasa yang tidak memungkinkan adanya pergerakan.

2. Code Blue Pediatric: Kode darurat medis untuk pasien anak-anak yang tidak adanya pergerakan.

3. Code Blue Neonate: Kode untuk keadaan darurat medis yang terjadi pada bayi.

Code blue juga bisa dipakai dalam situasi di mana pasien mengalami henti jantung, sakit di dada, perubahan status mental, prasinkop, hingga kondisi ketika pasien bernapas namun dalam kondisi kritis. Dokter dan perawat setelah memeriksa tanda-tanda vital seperti denyut nadi atau tanda-tanda pernapasan, bisa juga menyebut code blue jika pasien tidak mendapatkan cukup darah beroksigen yang dipompa ke seluruh tubuh karena adanya gangguan pernapasan atau serangan jantung.

 BACA JUGA:Pria Meninggal Akibat Orgasme Berlebihan, Kok Bisa?

BACA JUGA:Mengenal Orgasme Tanpa Ejakulasi yang Biasa Terjadi Pada Penderita Diabetes

1
2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.