Share

Ririn Ekawati Alergi Debu, Apa Saja Gejalanya?

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Selasa 12 Juli 2022 15:01 WIB
$detail['images_title']
Ririn Ekawati alergi debu (Foto: Inst)

ARTIS cantik Ririn Ekawati rupanya menderita sejumlah alergi. Salah satunya alergi debu.

Kalau alergi debunya kambuh, sangat mengganggu aktivitasnya. Ia mengaku, alergi debu karena ayahnya juga punya alergi yang sama. Jadi penyakit keturunan.

Ririn Ekawati

Lalu apa saja sih gejala alergi debu?

Dr Mansi J Kanuga MD, ahli imunologi dan konsultan divisi penyakit alergi di Mayo Clinic memberikan penjelasan gejala-gejala seseorang memiliki alergi debu. Apa saja?

1. Mata gatal dan berair

Jika mata terasa gatal dan berair, Anda mungkin memiliki alergi. Menurut dr Mansi, orang-orang yang alergi terhadap tungau debu bisa mengalami hidung tersumbat, pilek, serta bersin. Kemudian bagi mereka yang punya penyakit asma, alergi tungau debu juga dapat memicu gejala pernapasan seperti batuk dan tersengau-sengau.

 BACA JUGA:5 Cara Mengobati Alergi Kulit Bentol dengan Bahan Alami

2. Bersin saat bersih-bersih rumah

Tungau debu bisa menjadi airbone sementara, contohnya dengan aktivitas menyedot debu, dan memicu gejala alergi. Tapi bukan berarti kita tak boleh mem-vacuum rumah. Sesi bersih-bersih rumah menggunakan vacuum, sebaiknya dibarengi dengan strategi lain.

Dokter Mansi merekomendasikan untuk alat penyedot debu yang dilengkapi dengan filter HEPA yang bisa menjebak partikel kecil seperti tungau debu, sehingga tidak mensirkulasikannya kembali di udara dan dapat membantu meminimalkan alergi.

Follow Berita Okezone di Google News

3. Kurangi tungau debu

American College of Allergy, Asthma, and Immunology menyarankan memakai masker saat membersihkan rumah. Lepaskan karpet dan gorden dari dinding ke dinding, terutama di kamar tidur yang menjadi tempat tungau debu menumpuk.

Ganti sarung bantal dan penutup kasur yang biasa dipakai dengan jenis antitungau debu. Mencuci seprai sesering mungkin dengan air panas juga dapat mengurangi jumlah organisme, dan sebisa mungkin jangan ada boneka binatang (stuffed animals ) di rumah.

4. Gejala sulit bernapas tak hilang

Menurut dr Mansi, asma, rinitis alergi, sinusitis, dan konjungtivitis alergi bisa dikaitkan dengan alergi tungau debu. Jika gejalanya terus-terusan, meskipun sudah melakukan berbagai cara untuk mengurangi paparan debu, maka pertimbangkan untuk untuk mengonsumsi obat alergi yang dijual bebas.

"Jika itu juga tidak membantu, cari evaluasi medis tambahan. Setiap kondisi kesulitan bernapas harus dievaluasi segera mungkin oleh tenaga medis professional," pungkasnya.

1
2