Share

6 Penyebab Sakit Kepala Bagian Belakang, Jangan Anggap Sepele!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 12 Juli 2022 19:00 WIB
$detail['images_title']
6 Penyebab sakit kepala bagian belakang (Foto: Healthline)

6 PENYEBAB sakit kepala bagian belakang penting untuk Anda ketahui. Karena sakit kepala bagian belakang tidak boleh Anda anggap sepele. 

Sebab, penyebab sakit kepala bagian belakang itu banyak kemungkinannya dan perlu penanganan serius jika kerap muncul. Menurut laman Health Hearty, faktor paling umum dari sakit kepala bagian belakang adalah migrain, sakit kepala tegang, ataupun sakit kepala cervicogenic. Bahkan, ada kemungkinan juga akibat sinus yang meradang.

Nah, dalam pembahasan kali ini MNC Portal coba menjabarkan lebih detail penyebab sakit kepala bagian belakang yang perlu Anda ketahui. Dilansir Selasa, (12/7/2022, berikut ulasan selengkapnya:

1. Sakit kepala cervicogenic

6 Penyebab Sakit Kepala Bagian Belakang

(6 Penyebab Sakit Kepala Bagian Belakang, Foto: Healthline)

Sakit kepala ini menyebabkan rasa nyeri yang dipicu atau diperburuk oleh gerakan leher atau posisi leher yang salah. Karena ada tekanan di leher, ini membuat area kepala belakang sakit.

Pada awalnya rasa sakit mungkin cenderung tidak serius, tapi jika memburuk bisa menjadi konstan. Secara sederhana, penyakit ini bisa dibilang 'salah bantal'.

BACA JUGA : Waspada! Gejala Awal Cacar Monyet Ini Sering Tak Disadari

2. Migrain

Ya, migrain adalah rasa sakit di salah satu area kepala. Namun, rasa sakit itu bisa muncul atau menjalar ke kepala bagian belakang.

Seseorang yang mengalami migrain tak hanya bisa merasa sakit di kepala bagian belakang, tapi juga mual muntah, dan tidak kuat dengan cahaya terang atau suara keras.

BACA JUGA : Tips Cegah Migrain Kambuh, Kepala Gak Sakit Cekot-Cekot Lagi!

3. Tension-type

Ketegangan yang terjadi di otot area leher dan kulit kepala menyebabkan sakit kepala tipe ini yang mana rasa sakitnya bisa muncul di kepala bagian belakang. Sakit kepala tipe ini bisa berlangsung 20-6 jam lamanya.

Faktor yang memengaruhi sakit kepala tipe ini adalah stres, trauma kepala, bruxism, postur tubuh yang buruk, depresi, atau kecemasan.

4. Sinus

Saat seseorang flu atau pilek, ada kemungkinan terjadi peradangan atau pembengkakan di selaput hidung. Hal ini menyebabkan penyumbatan ostia. Nah, ketika lendir tidak seluruhnya keluar, itu bisa menyebabkan tekanan menumpuk di dalam sinus yang pada akhirnya sebabkan rasa sakit di kepala.

"Peradangan sinus sphenoid yang terletak jauh di dalam tengkorak bisa menimbulkan tekanan sinus di bagian belakang kepala," terang laporan kesehatan tersebut.

5. Neuralgia oksipital

Ini adalah penyakit yang menyerang saraf yang berada di tulang belakang. Saraf ini punya tugas memasok bagian atas dan belakang kepala.

Jika ada masalah di saraf tersebut, maka seseorang akan mengalami sakit kepala di bagian belakang ataupun atas. Rasa sakit yang muncul bahkan diketahui terjadi terus menerus.

Penyebab dari masalah ini antara lain trauma pada leher atau belakang kepala, infeksi, kompresi tulang belakang, tumor, atau osteoarthritis leher. Dalam beberapa kasus, penyebab tidak dapat diidentifikasi.

6. low-pressure headache

Penyakit ini kerap disebut juga dengan hipotensi intrakranial spontan yang mana terjadi akibat tekanan cairan tulang belakang serebrospinal yang rendah di otak.

"Jika cairan tulang belakang itu bocor karena robekan di dura (salah satu selaput yang menutupi sumsum tulang belakang), tekanan di sekitar otak akan diturunkan dan ini menyebabkan sakit kepala parah. Biasanya terasa di kepala bagian belakang," ungkap laporan Very Well.

So, itu dia 6 penyebab sakit kepala bagian belakang yang perlu diperhatikan. Ingat, jangan dianggap sepele sakit kepala ini karena bisa saja menjadi lebih buruk jika tidak ditangani dengan tepat dan segera.

1
2