Share

Waspada! Gejala Awal Cacar Monyet Ini Sering Tak Disadari

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 12 Juli 2022 12:00 WIB
$detail['images_title']
Gejala cacar monyet (Foto: Healthline)

CACAR monyet sudah ditemukan di Singapura, negara tetangga terdekat dengan Indonesia. Meski sampai sekarang kasus cacar monyet belum dilaporkan di Indonesia, masyarakat perlu memahami gejala cacar monyet, khususnya gejala cacar monyet di kepala, sehingga ketika tanda-tanda itu muncul, bisa segera ke fasilitas kesehatan.

Bicara soal gejala cacar monyet, sejauh ini gejala yang dilaporkan tidak jauh berbeda dengan laporan awal. Adalah pasien akan mengalami demam, nyeri otot, dan pembengkakan kelenjar getah bening yang memang jadi ciri khas penyakit tersebut.

Sakit Kepala

Tapi, ada gejala yang perlu diperhatikan selain itu yaitu sakit kepala parah. Gejala awal ini menjadi perhatian sekarang, terlebih jika gejala itu dibarengi dengan demam dan pembengkakan kelenjar getah bening.

"Gejala awal ini umumnya berlangsung 1-3 hari yang kemudian baru ruam khas cacar monyet muncul di kulit," terang laporan Medical Xpress, dikutip MNC Portal, Selasa (12/7/2022).

BACA JUGA : Luka di Dubur Jadi Gejala Tak Umum Cacar Monyet

Ruam cacar monyet sendiri biasanya muncul pertama di wajah dan telapak tangan atau telapak kaki. Tapi, ruam tersebut bisa muncul di area tubuh lainnya.

BACA JUGA : Cacar Monyet Sudah Sampai Singapura, Waspadai 6 Gejalanya!

Bahkan, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) pernah mengeluarkan laporan bahwa banyak ditemukan kasus ruam di area alat kelamin bahkan anus pada kasus cacar monyet ini.

"Lesi ruam berkembang ke selangkangan bahkan area alat kelamin, pun sekitar anus pasien," kata dr Aileen Marty, seorang profesor penyakit menular di Departemen Kedokteran FIU Herbert Wertheim College of Medicine.

Dalam kesempatan itu juga dr Marty menerangkan bahwa masa inkubasi virus cacar monyet itu sekitar 5-21 hari, yang pada umumnya itu 6-12 hari. Setelah masa inkubasi, gejala awal muncul lalu kemudian ruam keluar.

(hel)