Share

Apa Itu Abses Payudara? Penyebab, Gejala dan Cara Mengobati

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Selasa 12 Juli 2022 12:32 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Abses Payudara. (Foto: Shutterstock)

Jika penderita memiliki infeksi aktif, bisa saja juga mengalami demam dan kedinginan, bersama dengan kelelahan.

Komplikasi Abses Payudara

Terkadang, infeksi yang tidak diobati dapat menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa disebut dengan sepsis. Komplikasi ini terjadi sebab infeksi menyebar ke seluruh tubuh, termasuk organ vital. Kemungkinan tanda-tanda sepsis meliputi:

- Demam dan menggigil

- Kulit lembab

- Detak jantung tinggi

- Tekanan darah rendah

- Peningkatan rasa sakit

- Kebingungan

- Sesak napas

Pencegahan Abses Payudara

Lantaran penyebab umum abses payudara adalah infeksi, maka upaya yang dapat dilakukan adalah mencegah terjadinya kondisi tersebut. Adapun beberapa upaya yang dapat dilakukan sebagai berikut:

- Gaya hidup sehat dengan cukup beristirahat, minum banyak air dan konsumsi makanan bergizi selama terapi

- Selalu jaga kebersihan dengan selalu menggunakan handuk hangat dan lembab pada payudara

- Untuk ibu menyusui, selalu bersihkan payudara, khususnya daerah puting susu

Cara Mengobati Abses Payudara

Dokter umumnya akan melakukan pembedahan pada kulit untuk mengeluarkan nanah dengan membuat sayatan kecil dan mengeringkan abses secara fisik, atau dengan mengeluarkan nanah melalui jarum. Selain itu, bisa juga meresepkan antibiotik, dan mungkin juga menyarankan menerapkan kompres hangat untuk mengurangi rasa sakit.

(mrt)