Share

Apakah Suntik Putih Aman Dilakukan?

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 12 Juli 2022 05:06 WIB
$detail['images_title']
Suntik putih bisa berbahaya (Foto: Avant garde aesthetic)

BANYAK orang suntik putih demi memiliki kulit putih ala Korea. Sebab banyak orang menilai, kulit putih lebih cantik, padahal itu hanya mitos.

Banyak juga orang yang penasaran apakah suntik putih boleh dilakukan? Apakah kalau suntik putih setiap hari bisa meningkatkan risiko masalah kesehatan yang lebih serius?

 suntik putih

Dijelaskan Dokter Kecantikan dan Antiaging dr Cynthia Jayanto, M.Biomed (AAM), bahwa suntik putih itu umumnya dilakukan seminggu sekali. Pada beberapa merek bahkan bisa disuntikkan 2 hari sekali.

"Itu sangat tergantung dari jenis produk yang dipakai," kata dr Cynthia.

Suntik putih bisa aman, kata dr Cynthia, jika dikerjakan oleh dokter. Sebab, sebelum penyuntikkan dilakukan, dokter akan mengevaluasi kondisi kesehatan konsumen sebelum suntik putih dilakukan.

Itu kenapa, sambung dr Cynthia, suntik putih itu harus dikerjakan di tempat yang jelas, bukan salon-salon yang tidak jelas.

"Suntik putih yang aman itu harus dilakukan dalam pengawasan dokter yang memang kompeten di bidangnya. Dengan begitu, treatment suntik putih bisa dipastikan dilakukan sesuai protokol yang baik dan benar," terangnya.

Ada beberapa jenis orang yang tidak disarankan suntik putih dan dokter pun tak akan merekomendasikan suntik putih untuk mereka ini. Siapa saja mereka?

 BACA JUGA:4 Bahaya Suntik Putih yang Patut Diwaspadai, Simak Yuk!

"Orang yang tidak direkomendasikan melakukan suntik putih adalah orang dengan riwayat maag, GERD, penderita autoimun, orang dengan riwayat pernah ada gangguan batu ginjal, dan penderita diabetes," ungkap dr Cynthia.

(DRM)