Share

Pasien Henti Jantung Sudah Biru, Dokter: Tetap Bawa ke RS!

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 11 Juli 2022 12:43 WIB
$detail['images_title']
Pasien henti jantung (Foto: Health X Change)

DOKTER Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Heartology Cardiovascular Center dr Ario Soeryo Kuncoro, SpJP(K) mengatakan, seseorang yang mengalami henti jantung, khususnya akibat tembakan atau trauma benda tajam yang menusuk tepat ke arah dada, masih punya harapan hidup asal segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan yang adekuat.

"Masih ada harapan untuk pulih dari kondisi henti jantung jika pasien segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan darurat yang adekuat," kata dr Ario.

 henti jantung

Namun, pada kasus penyebab henti jantung akibat sayatan langsung di dada, atau akibat tembakan atau benda tajam yang menusuk dada, kemungkinan pulihnya tetap. "Tapi, tetap harus diketahui bahwa semakin besar sayatan atau luka yang terjadi akibat trauma benda tajam atau tembakan, ya, kemungkinan pulihnya kecil," tambahnya.

Meski begitu, dr Ario mengingatkan kepada masyarakat agar segera bawa pasien henti jantung ke fasilitas kesehatan. Sebab, semakin lama pasien mendapat pertolongan medis, kemungkinan sembuhnya menjadi kecil.

 BACA JUGA:Sempat Alami Henti Jantung, Akhirnya Mantan PM Jepang Shinzo Abe Meninggal Dunia

"Kalau pasien ditemukan dalam kondisi sudah tidak sadar, dan sudah biru, tetap bawa ke rumah sakit meski kemungkinan pulihnya kecil. Tapi, tetap bawa ke rumah sakit, karena ini bentuk pertolongan pada pasien," ujarnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Pada kasus-kasus henti jantung yang ditemukan awal dan langsung dibawa ke fasilitas kesehatan, kata dr Ario, kemungkinan sembuhnya sangat tinggi. Terlebih jika si pasien mengalami henti jantung akibat trauma ringan.

Beda cerita kalau pasien mengalami henti jantung akibat trauma berat, misal kecelakaan motor yang membuat dada pasien membentur sangat kuat, lalu tidak segera ditangani tim medis, maka kemungkinan pulih akan kecil.

"Jadi, pesan yang bisa disampaikan ke masyarakat adalah ketika mengetahui ada anggota keluarga atau orang lain yang mengalami henti jantung, segera bawa ke rumah sakit. Semakin cepat ditangani dokter, besar kemungkinan tertolong. Tentu dengan pertolongan yang adekuat juga," tambah dr Ario.

1
2