Share

Cegah Kolesterol Naik saat Makan Daging Kurban, Hindari Bagian Ini!

Kevi Laras, Jurnalis · Minggu 10 Juli 2022 15:29 WIB
$detail['images_title']
Daging kurban (Foto: Timesofindia)

SAAT Idul Adha kita disuguhkan berbagai hidangan lezat dari daging kurban. Namun dibalik kenikmatannya bisa memicu kolesterol naik.

Menurut Ahli gizi Primaya Hospital Tangerang, dr. Yohan Samudra bahwa hal yang perlu dilakukan mencegah naiknya kolesterol. Dengan menjaga pola makan, seperti tidak mengonsumsi lemak.

Daging Kurban

Ditambah juga tidak memakan bagian dalam sapi atau kambing (jeroan,dll). Khusus momen Idul Adha, biasa diolah menggunakan santan, menurutnya perlu dikontrol.

"Jadi justru yang perlu dijaga adalah agar kolesterol tidak meningkat saat lebaran idul adha, misalnya dengan memilih daging yang tidak berlemak, tidak mengkonsumsi jeroan dan tidak terlalu banyak mengambil kuah santan/gulai pada hidangan," kata dr Yohan kepada MNC Portal, Sabtu (9/7/2022)

Dalam penjelasannya, dr Yohan mengatakan bawah kolesterol dalam tubuh tidak mudah naik, melebihi batas normal. Khususnya bagi mereka yang memiliki kolesterol tinggi, dr Yohan menyarankan agar lebih berhati-hati.

"Sebenarnya kolesterol di darah tidak mudah meningkat melebihi batas normal, kecuali memang sudah punya riwayat kolesterol tinggi atau kolesterol yang tidak terkontrol sebelumnya," jelasnya. 

BACA JUGA : 5 Manfaat Daging Kurban Sapi dan Kambing saat Idul Adha untuk Kesehatan

BACA JUGA : 6 Bahaya Makan Daging Kurban Idul Adha Berlebihan, Jangan Kalap!

Perlu diketahui, melansir livestrong dalam daging kambing mengandung 63,8 miligram kolesterol per porsi (3 ons). Hal ini jauh lebih sedikit, kandungan kolesterolnya, dibandingkan daging sapi, babi yang 73,1 miligram dan ayam 76 miligram per porsi.

Daging kambing bukan hanya dapat memicu kolesterol naik, tapi juga merupakan sumber protein yang penting, untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan dan otot.

(hel)