Share

7 Manfaat Kesehatan dari Berenang, Olahraga yang Diprediksi Diperlombakan Nicholas Saputra dan Ditto Percussion

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 07 Juli 2022 17:30 WIB
$detail['images_title']
Nicholas Saputra menerima tantangan adu renang, (Foto: Twitter @frzhananda)

SETELAH gelaran Laga Tepok Bulu 2022 Vindes Sport sukses menggemparkan publik, mempertandingkan laga bulu tangkis antara Raisa, Anya Geraldine, Hesti Purwadinata, dan Erika Carlina.

Kini beredar laga cabang olahraga selanjutnya, renang yang diusulkan oleh suami Ayudia Bing Slamet, Ditto Percussion. Setelah disambut positif oleh Vincent dan Desta, respon baik juga datang dari aktor papan atas, Nicholas Saputra yang disematkan akunnya oleh seorang netizen di Twitter.

Seperti bulu tangkis, olahraga renang dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Apa saja manfaat kesehatan yang ditawarkan olahraga air satu ini? Melansir Healthline, Kamis (7/7/2022) yang sudah ditinjau secara medis oleh Daniel Bubnis, M.S., NASM-CPT, NASE Level II-CSS, mari simak uraian tujuh manfaat dari renang di bawah ini.

1. Menggerakan semua anggota tubuh: Ini adalah salah satu manfaat terbesar dari berenang, karena melatih seluruh tubuh dari atas kepala hingga ujung kaku. Gerakan ketika berenang bisa meningkatkan detak jantung tanpa membuat tubuh stres, mengencangkan otot, hingga meningkatkan endurance atau daya tahan.

2. Melatih tubuh bagian dalam: Tidak hanya otot, berenang juga membuat sistem kardiovaskular terlatih dengan baik. Berenang membuat jantung dan paru-paru kuat. Dibandingkan dengan orang yang tidak aktif, perenang hanya memiliki sekitar setengah risiko kematian. Beberapa penelitian lain menunjukkan bahwa berenang bisa bantu menurunkan tekanan darah dan mengontrol gula darah loh!

3. Bisa dilakukan orang dengan kondisi kesehatan tertentu: Merupakan tipe olahraga yang cocok, pilhan aman bagi orang dengan cedera, radang sendi, disabilitas dan kondisi lainnya. Berenang bahkan disebutkan bisa membantu mengurangi rasa sakit atau meningkatkan pemulihan kita dari cedera. Suatu studi menunjukkan bahwa, orang dengan osteoartritis jadi berkurang rasa nyeri dan kekakuan sendinya secara yang signifikan setelah berenang.

4. Baik untuk pengidap asma: Lingkungan kolam renang indoor disebut bagus bagi penderita asma. Tidak hanya itu, tetapi latihan pernapasan yang terkait dengan renang seperti menahan napas, dapat membantu pengidap asma untuk memperluas kapasitas paru-paru dan mendapatkan kendali atas pernapasannya sendiri. Namun harus diingat, beberapa penelitian menunjukkan bahwa berenang bisa meningkatkan risiko asma karena bahan kimia yakni klorin yang digunakan untuk merawat kolam renang. Konsultasi dulu ke dokter tentang potensi risiko berenang jika Anda adalah pengidap asma atau jika bisa carilah kolam yang menggunakan air asin sebagai pengganti klorin.

 BACA JUGA:5 Kiat agar Tidak Malas Olahraga, Jangan Cuma Jadi Kaum Rebahan!

BACA JUGA:5 Manfaat Bersepeda untuk Kesehatan yang Tak Terduga, Bukan Cuma Bakar Lemak Tubuh!

5. Menguntungkan pengidap (MS) : Berenang di ari membuat anggota badan melayang, membantu menopang orang dengan multiple sclerosis (MS) selama berolahraga. Air juga memberikan resistensi yang lembut. Dalam satu studi, mendapati kalau program renang 20 minggu menghasilkan pengurangan rasa sakit yang signifikan bagi penderita MS. Selain itu terlihat juga perbaikan gejala seperti kelelahan, depresi, dan kecacatan.

6. Membakar kalori: Olahraga yang ampuh untuk membakar kalori. Disebutkan, seseorang dengan berat 72 kilogram bisa membakar sekitar 423 kalori per jam saat berenang dengan kecepatan rendah atau sedang, bahkan bisa hingga 715 kalori per jam dengan kecepatan yang lebih tinggi.

7. Kualitas tidur yang lebih baik: Bisa bantu untuk membantu kita tidur lebih nyenyak di malam hari. Dalam sebuah penelitian pada orang dewasa yang lebih tua yang mengalami insomnia, terlihat ada peningkatan kualitas hidup dan tidur setelah melakukan latihan aerobik (termasuk berenang) secara teratur.

1
3