Share

Sindrom Ramsay Hunt yang Dialami Justin Bieber, Obatnya Ternyata Ada di Apotek

Kevi Laras, Jurnalis · Kamis 07 Juli 2022 14:45 WIB
$detail['images_title']
Justin Bieber, (Foto: Evan Paterakis/ Instagram @justinbieber)

JUSTIN Bieber terpaksa harus menunda jadwal tur konsernya, karena jatuh sakit mengalami Sindrom Ramsay Hunt.

Sindrom Ramsay Hunt (RHS) adalah ketika sebagian wajah menjadi lumpuh, karena mengalami infeksi herpes zoster yang mempengaruhi saraf wajah. Herpes zoster sendiri, disebabkan oleh virus yang sama menyebabkan cacar air (varicella zoster virus, atau VZV). Nah, akibat infeksi ini saraf wajah bisa menjadi meradang dan iritasi.

Pertama untuk pengobatan, seseorang yang mengalami gejala dari sindrom RHS, jika pengobatan antivirus diberikan dalam waktu 72 jam setelah gejala berkembang. Sekitar 70 persen orang akan mengalami pemulihan penuh, seperti dikutip dari Facialpalsy.

Terkait jenis obat untuk Sindrom Ramsay Hunt, Prof, Dr. Zubairi Djoerban, SpPD KHOM dalam cuitan di akun Twitter resminya, ia menyebut ada tiga pilihan obat yaitu Acyclovir, Famciclovir dan Valacyclovir yang bisa digunakan sebagai pengobatan Sindrom Ramsay Hunt.

“Jadi ada tiga pilihan: Acyclovir, Famciclovir, dan Valacyclovir,” tutur Prof. Zubairi mengutip akun @ProfesorZubairi, Kamis (7/7/2022)

Menurutnya, dari tiga pilihan obat tersebut, Valacyclovir adalah jenis yang lebih baik dibandingkan dengan dua pilihan obat lainnya.

“Dari pengalaman saya, Valacyclovir lebih baik ditambah obat steroid (seperti Prednison). Kombinasi itu membuat penyembuhannya lebih cepat," imbuhnya.

Menariknya, ternyata obat-obatan tersebut sudah ada di Indonesia, bahkan ada di apotek.

"Yang jelas, sindrom ini sudah ada obatnya di Indonesia dan tersedia juga di apotek-apotek," lanjut Prof. Zubari.

Senada dengan keterangan yang tertera di laman resmi Facialpalsy, Prof.Zubairi menyebutkan persentase peluang kesembuhan Sindrom Ramsay Hunt ini memang cukup tinggi.

"Bagaimana dengan peluang pemulihan sindrom ini? Dari studi disebutkan bahwa tingkat pemulihan cukup tinggi, yakni di atas 70 persen. Tentu harus dengan pendekatan medis yang tepat," tandasnya.

1
2