Share

Ini 5 Pemicu Migrain Kumat, yang Terakhir Sulit Dihindari

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 06 Juli 2022 21:22 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Migrain. (Foto: Shutterstock)

MEREKA yang memiliki sakit kepala migrain akan mengalami sakit kepala seperti berdenyut parah atau sensasi berdenyut. migrain sering disertai dengan gejala lain. Di antaranya mual, muntah, dan kepekaan ekstrim terhadap cahaya dan suara.

Serangan migrain ini bisa berlangsung selama berjam-jam hingga berhari-hari. Orang yang mengalami migrain pun bisa merasakan sakitnya dengan tingkat keparahan tertentu, sehingga bisa mengganggu aktivitas sehari-hari Anda. Meski demikian, sampai saat ini belum diketahui secara pasti penyebab migrain.

Lantas, apa saja pemicu sakit migrain? Berikut ulasannya seperti dilansir dari Mayo Clinic:

Migrain

Perubahan hormon

Fluktuasi hormon estrogen yang terjadi saat sebelum atau selama periode menstruasi, kehamilan dan menopause dapat memicu sakit kepala pada banyak perempuan. Selain itu, obat hormonal, seperti kontrasepsi oral, juga dapat memperburuk migrain.

Minuman

Hobi minum minuman beralkohol juga dapat menyebabkan sakit kepala. Tak hanya alkohol, peminum kafein seperti kopin dan teh juga kerap mengalami sakit kepala serupa.

Stres

Kondisi fisik dan mental saat tertekan bisa menyebabkan stres. Sakit migrain ini juga dapat timbul ketika stres melanda.

Pola tidur

Pola tidur yang buruk seperti kurang dari 7-8 jam per hari dapat memicu sakit kepala seperti migrain. Tak hanya kurang tidur, tetapi terlalu banyak tidur juga bisa menyebabkan sakit kepala.

Perubahan cuaca

Pemicu migrain yang tak terduga adalah perubahan cuaca. Ya, perubahan cuaca tertentu dan tekanan barometrik dapat memicu migrain.

1
2