Share

Aturan Wajib Booster untuk Masuk Mal, Disebut Epidemiolog Cukup Efektif Cegah Gelombang Baru Covid

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 06 Juli 2022 15:21 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Selain itu, penerapan aturan wajib booster ini juga sebagai usaha mencegah terjadinya perburukan situasi alias keparahan pasien terinfeksi. Hal ini tentu sangat berdampak pada beban fasilitas pelayanan kesehatan, makin parah pasien yang ada, semakin kewalahan pula sistem kesehatan kita.

Penerapan aturan ini, juga disebutkan dimungkinkan untuk melindungi kelompok rentan dari paparan virus. Sebab, angka penerima vaksin booster di masyarakat semakin tinggi dan diharapkan cakupan boosternya semakin luas. Sehingga bisa terjadi kekebalan kelompok.

Meski menawarkan banyak manfaat, Dicky menekankan bahwa pemerintah harus menambah sentra vaksinasi booster di tengah masyarakat. Dengan begitu kebijakan yang rencananya akan dirilis pada akhir Juli bisa berjalan optimal.

"Dengan banyaknya sentra vaksinasi booster dan mudah dijangkau tentunya, itu memungkinkan masyarakat dapat menerima vaksin booster dengan mudah," lanjutnya.

"Selain itu, pemerintah juga harus memperbanyak literasi terkait vaksin booster ini, termasuk soalan kebijakan masuk mal wajib booster. Sehingga masyarakat makin sadar, dan kebijakan ini bisa berjalan optimal," tutup Dicky.

(rpa)