Share

Penyakit Paru Mulai Meningkat Usai Armuzna, Dokter Ingatkan Para Jamaah Haji Jangan Membasahi Masker

Kevi Laras, Jurnalis · Selasa 05 Juli 2022 17:31 WIB
$detail['images_title']
Jamaah haji asal Indonesia (Foto: Dok.Okezone)

DATA Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu Kesehatan (Siskohatkes) pada Senin 4 Juli pukul 16.00 WAS, mengungkapkan secara total sebanyak 68.719 jemaah haji Indonesia mendapatkan perawatan rawat jalan.

Rawat jalan ini mulai dari di kloter, pos kesehatan sektor, maupun Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Sementara 528 jemaah diketahui mendapatkan layanan rawat inap.

Melihat kondisi di atas, terlebih lagi menjelang hari Armuzna, para jemaah haji Indonesia diimbau untuk patuh menjalankan protokol kesehatan, contoh paling dasar sepeti penggunaan masker dengan tepat agar bisa berfungsi sebagai pelindung jemaah dari infeksi Covid-19 dan penyakit pernafasan lainnya.

Dokter Andy Siregar, Spesialis Paru, Tim Dokter KKHI Makkah menyebut biasanya tren penyakit paru mulai meningkat setelah Armuzna. Ia memperingatkan, para jamaah harus memakai masker dengan benar dan jangan sampai dibasahi.

Membasahi masker bisa menurunkan, bahkan menghilangkan efektivitas masker dalam menyaring partikel membahayakan.

"Jangan sama sekali, tidak boleh. Itu justru merusak membran dari masker untuk menyaring virus dan bakteri," jelas dr. Andy, dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan RI, Selasa (5/7/2022)

Ia mengimbau agar para jemaah segera mengganti masker, bila kondisi masker sudah basah atau kena cairan.

“Kalau kena cairan atau basah, masker juga harus diganti. Karena kalau sudah kena cairan, membran maskernya sudah rusak, jadinya untuk menyaring virus dan bakteri sudah tidak bagus lagi,” tegasnya.

Selain itu, patut diingat jika masker tidak basah kena cairan pun, setiap enam sampai delapan jam pemakaian, masker juga harus diganti dengan masker baru yang bersih.

 BACA JUGA:Jabodetabek PPKM Level 2, Ahli Epidemiolog Soroti Masyarakat yang Mulai Longgar Tak Pakai Masker

BACA JUGA:Pemerintah Minta Masyarakat Kembali Pakai Masker di Luar Ruangan, Ahli Epidemiologi: Keputusan Tepat

1
2