Share

3 Penyebab Limfosit Tinggi dan Cara Mengatasinya

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 05 Juli 2022 17:31 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Limfosis. (Foto: Freepik)

SEL darah putih memang bertugas melawan penyakit atau infeksi yang disebabkan karena virus ataupun bakteri. Salah satu sel darah putih yang diproduksi oleh sumsum tulang adalah limfosit.

Limosit beserta sel darah putih lainnya berperan dalam menjaga sistem imunitas tubuh. Biasanya, limfosit akan tinggi akibat tubuh sedang melawan infeksi.

Limfosit yang meningkat disebut juga limfositosis. Kondisi ini tidak dapat dicegah, tetapi dapat diobati dengan mengatasi penyebabnya. Cari tahu apa saja penyebab limfosit tinggi dan cara mengatasinya di bawah ini.

Dijelaskan oleh dr. Reza Fahlevi, Sp.A, sering kali kadar limfosit tinggi menandakan tubuh Anda sedang menghadapi infeksi atau kondisi peradangan lain yang menyerang tubuh.

“Lonjakan limfosit biasanya terjadi karena sel darah putih beraksi untuk melawan infeksi dari luar, penyakit, atau benda asing yang dapat membahayakan tubuh, tapi bisa juga karena leukemia” ucap dr. Reza seperti dilansir dari KlikDokter.

Limfositosis biasanya tidak menimbulkan gejala. Namun, penderita mungkin mengalami gejala dari penyebab limfosit tinggi. Misalnya, pembengkakan kelenjar getah bening di area leher akibat adanya infeksi di bagian tersebut.

Limfosit

Gejala biasanya dapat berkisar dari ringan hingga parah, bahkan tanpa gejala. Hal ini tergantung penyebabnya. Sering kali, orang mengetahui jumlah limfosit tinggi secara kebetulan setelah melakukan tes darah untuk memeriksa kondisi lain.

Dalam beberapa kasus, limfositosis adalah salah satu tanda pertama kanker darah tertentu, termasuk leukemia limfositik kronis. Jenis ini paling umum dialami orang dewasa.

Biasanya dokter akan memberikan rujukan untuk Anda melakukan tes lebih lanjut bila ditemukan kondisi limfositosis. Langkah ini bertujuan untuk mengesampingkan kondisi medis lainnya dan membuat diagnosis pasti penyebab limfositosis.

Beberapa kondisi medis dapat menyebabkan lonjakan limfosit, antara lain:

Infeksi

Limfositosis sering terjadi akibat infeksi virus. Bakteri dan parasit juga dapat menyebabkan infeksi, yang pada akhirnya mengakibatkan jumlah limfosit meningkat.

Penyebab infeksi dalam kondisi limfositosis meliputi:

- Virus Epstein-Barr (virus yang menyebabkan mononukleosis)

- Cytomegalovirus (CMV)

- Influenza (flu)

- Batuk rejan

- Adenovirus

- Hepatitis

- Cacar air atau herpes zoster

- Penyakit gondok

- Rubella

- HIV

Kanker

Terkadang, kondisi serius seperti kanker yang memengaruhi darah atau sistem limfatik juga dapat menyebabkan peningkatan kadar limfosit. Kanker terkait limfositosis meliputi:

- Leukemia limfositik kronis

- Limfoma non-Hodgkin

- Leukemia limfoblastik akut

- Leukemia limfosit granular besar

Penyebab lainnya

Limfosit tinggi juga dapat disebabkan oleh beberapa hal lain, mulai dari alergi hingga kebiasaan sehari-hari. Berikut daftar penyebab lain di balik limfositosis:

- Merokok

- Reaksi alergi terhadap obat

- Stres terkait keadaan darurat medis

- Beberapa penyakit autoimun

- Asplenia (pengangkatan limpa)

Dokter Reza menjelaskan, lonjakan limfosit biasanya diatasi berdasarkan apa yang menjadi penyebabnya. Jika tubuh Anda memproduksi sel darah putih untuk melawan kuman, mungkin pengobatan tidak diperlukan untuk mengatasinya.

Jika lonjakan sel darah putih merupakan tanda kanker, diskusikan pilihan pengobatan dengan dokter. Mendapatkan pengobatan untuk penyebab yang mendasarinya dapat membantu mengembalikan kadar limfosit Anda menjadi normal.

Itu dia sejumlah penyebab limfosit tinggi dan cara mengatasinya. Kalau Anda mengalami masalah pada sel darah, konsultasi dokter online gratis untuk mengetahui apa kemungkinan penyebabnya.

1
2