Share

Kemenkes Tegur Beberapa Mal yang Lalai Aturan Scan PeduliLindungi

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 05 Juli 2022 15:45 WIB
$detail['images_title']
Aturan PeduliLindungi di mall, (Foto: Freepik)

BELUM lama ini Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto melaporkan terkait penggunaan aplikasi PeduliLindungi sebelum masuk pusat perbelanjaan atau mal yang semakin lalai alias kendor.

Laporan ini juga sudah sampai ke telinga Kementerian Kesehatan RI, Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono menyebut pihaknya sudah mengantungi data mal atau pusat perbelanjaan mana saja yang lalai terkait protokol kesehatan wajib scan PeduliLindungi kepada para pengunjung tersebut.

"Kami pegang datanya, diterima berasal dari seluruh Indonesia,” kata Wamenkes Dante saat diwawancarai awak media di Gedung Kemenkes Jakarta, Selasa (5/7/2022).

Tapi, sejauh ini Kemenkes baru melakukan peneguran, belum langsung memberikan hukuman.

“Kami tidak langsung memberikan hukuman, tapi kami lakukan pembinaan bagi mal yang kendor prokesnya itu," lanjutnya.

 BACA JUGA:Tips Diet Sehat dan Murah dari Ade Rai

BACA JUGA:Kemenkes Canangkan Penggunaan Robot Bedah, Apa Keunggulannya?

Dari data tersebut, lanjutnya, itu akan menjadi dasar bagi Kemenkes dalam melakukan pembinaan agar mal-mal tersebut segera mengetatkan protokol kesehatan lagi dengan mewajibkan pengunjung memindai aplikasi PeduliLindungi di setiap pintu masuk.

Namun sayangnya, Wamenkes Dante tidak menjelaskan lebih detail mal atau pusat perbelanjaan mana saja yang paling banyak melakukan pelonggaran scan PeduliLindungi di pintu masuknya tersebut.

Lebih lanjut, Wamenkes Dante menegaskan bahwa pemerintah akan memastikan aturan scan PeduliLindungi sebelum masuk mal atau pusat perbelanjaan bisa berjalan disiplin lagi.

"Setelah menerima laporan itu, kami lakukan evaluasi dan kami akan aktifkan lagi scan PeduliLindungi tersebut. Sebab, scan PeduliLindungi itu bagian yang penting sebagai barier dan tools dalam upaya mencegah penularan Covid-19 lebih lanjut," tegasnya.

1
2