Share

Jelang Idul Adha, Menkes Dorong Vaksin Booster demi Cegah Kasus Covid-19 Meningkat

Kevi Laras, Jurnalis · Senin 04 Juli 2022 13:16 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)

PERAYAAN Idul Adha memang tinggal menghitung hari. Tapi yang jadi masalah adalah angka Covid-19 di Indonesia terus mengalami kenaikan setiap harinya. Memang, setiap ada momen hari besar sangat rawan adanya kenaikan angka Covid-19.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pemerintah akan menerapkan beberapa kebijakan untuk mencegah kenaikan angka Covid-19. Pasalnya, pencegahan ini pun efektif pada hari raya Idul Fitri kemarin, di mana kasus tidak terlalu signifikan naiknya.

"Kemudian, cepat melakukan booster. Itu respons yang cukup baik dalam menghadapi Idul Adha dengan normal," ujar Menkes Budi dalam konferensi pers Update Covid-19 secara streaming YouTube, Senin (4/7/2022)

"(Vaksin booster) Bisa memberikan perlindungan tambahan. Karena seperti saat Idul Fitri kita Alhamdulillah bisa melewatinya," jelasnya

Dalam kesempatan yang sama, ia juga mengatakan bahwa kasus Covid-19 di Indonesia telah didominasi oleh subvarian BA.4 dan BA.5. di mana DKI Jakarta sudah dikuasai secara menyeluruh keduanya.

Lebih lanjut, Budi mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) seperti menggunakan masker. Meskipun di luar ruangan, dengan adanya kerumunan atau kepadatan. "Kebijakan masker tetap dilakukan meski di dalam ruangan atau pun beraktivitas," katanya.

Sekadar informasi, Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia pada Minggu, 3 Juli 2022 bertambah 1.614 kasus. Sehingga akumulasi positif Covid-19 saat ini sebanyak 6.093.917 kasus.

Jumlah tersebut adalah hasil tracing melalui pemeriksaan sebanyak 46.713 spesimen yang dilakukan dengan metode real time polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).

Dilaporkan juga kasus yang sembuh dari Covid-19 pada hari ini tercatat 1.606 orang. Sehingga total sebanyak 5.920.249 orang sembuh. Sedangkan jumlah yang meninggal bertambah 4 orang. Sehingga total meninggal menjadi 156.749 orang.

1
2