Share

Pemerintah Minta Masyarakat Kembali Pakai Masker di Luar Ruangan, Ahli Epidemiologi: Keputusan Tepat

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 04 Juli 2022 10:30 WIB
$detail['images_title']
Pakai masker, (Foto: Freepik)

ANGKA kasus positif Covid-19 kembali naik belakangan ini. Alasan itu yang kemudian membuat Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta masyarakat kembali memakai masker sekali pun di luar ruangan.

Sebelumnya, pemerintah sempat membolehkan masyarakat lepas masker jika berada di luar ruangan dan tidak kerumunan orang. Tapi, karena lonjakan kasus yang cukup berarti, kekhawatiran akan terjadi gelombang baru Covid-19 muncul akibat masyarakat tidak pakai masker sekali pun di luar ruangan.

Meminta masyarakat untuk kembali patuh memakai masker walau di outdoor ini, disebut Ahli Epidemiologi Griffith University Australia, Dicky Budiman sebagai keputusan yang sudah benar.

"Ini keputusan yang sangat tepat," kata Dicky Budiman saat dihubungi MNC Portal, Senin (4/7/2022).

Keputusan yang diambil pemerintah, kata Dicky, akan sangat berarti dalam menurunkan kembali angka kasus Covid-19 yang saat ini sedang kembali naik.

"Tidak ada kata terlambat, jadi keputusan tersebut tepat diambil di situasi saat ini," sambungnya.

BACA JUGA:Buruknya Kualitas Udara, Olahraga di Ruang Terbuka Sebaiknya Pakai atau Copot Masker?

BACA JUGA:Pemerintah Diminta Kaji Lagi Kebijakan Pelonggaran Masker

Dicky menjelaskan bahwa saat ini ancaman bukan hanya datang dari subvarian BA.4 dan BA.5, tetapi juga varian BA.2.75 yang mana menurut studi yang telah dirilis, diamati Dicky bahwa subvarian tersebut bisa mengkhawatirkan kesehatan global.

"Data awal di India menunjukkan bahwa BA.2.75 punya kecepatan sebaran yang luar biasa, 9 kali lipat dari BA.5," paparnya.

Merujuk pada data tersebut, Dicky berharap agar pemerintah segera melakukan respons. Bukan hanya mengandalkan vaksin booster, tapi penggunaan masker harus diketatkan lagi di semua level masyarakat.

"Ingat, vaksin tidak menjamin orang tidak terinfeksi atau tertular virus, tapi masker cukup ampuh menghalau paparan. Jadi, vaksin saja tidak cukup," tambah Dicky.

Selain itu, juga harus dikombinasikan bersama testing yang harus dimasifkan kembali, khususnya jika ada kegiatan di masyarakat.

“Testing adalah upaya skrining yang cukup efektif memastikan kegiatan masyarakat itu aman atau tidak,” tutup Dicky.

1
2