Share

Kemenkes Tegaskan 16 Pasien Probable Hepatitis Akut Negatif Covid-19

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 01 Juli 2022 19:46 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto: Freepik)

KEMENTERIAN Kesehatan RI mengeluarkan data terbaru perihal hepatitis akut yang terjadi di Indonesia. Dari data tersebut, diketahui fakta baru terkait status Covid-19 pasien probable.

Diterangkan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, bahwa seluruh pasien probable hepatitis akut memiliki hasil PCR atau Antigen Covid-19 negatif.

"Dapat dijelaskan bahwa seluruh pasien probable hepatitis akut yang berjumlah 16 orang semuanya negatif SARS-CoV2 melalui tes PCR atau Antigen," kata Siti Nadia dalam Webinar 12th D'RoSSi Open Lecture yang diselenggarakan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jumat (1/7/2022).

Tapi, data yang Kemenkes terima menunjukkan memang bahwa empat dari 16 pasien probable itu pernah memiliki riwayat terinfeksi Covid-19.

Hal ini dibuktikan juga oleh tes Serology IgG SARS-CoV2 yang mana berdasarkan pemeriksaan itu, diketahui bahwa benar di antara pasien probable ini sudah ada yang terpapar Covid-19.

"11 pasien reaktif pada pemeriksaan antibodi IgG SARS-CoV2. Ini menunjukkan bahwa pasien pernah terpapar SARS-CoV2 sebelumnya," terang Siti Nadia lagi.

Ia menjelaskan bahwa 12 dari 16 pasien probable tersebut, ternyata belum menerima vaksin Covid-19. Dengan ini, sekaligus menepis rumor yang beredar di masyarakat bahwa hepatitis akut ada kaitannya dengan vaksin Covid-19.

"Kami tegaskan sekali lagi di sini bahwa dari data ini menunjukkan bahwa tidak ada kaitannya antara vaksin Covid-19 dengan infeksi hepatitis akut, karena kebanyakan dari pasien probable itu bahkan belum menerima vaksin Covid-19," kata Siti Nadia.

Dijelaskan juga dalam paparan Siti Nadia, bahwa dari 16 kasus probable hepatitis akut didominasi pasien berusia di bawah enam tahun, yang mana memang masuk dalam kelompok belum bisa menerima vaksin Covid-19.

Dijelaskan lebih detail, pasien probable berusia nol hingga lima tahun sebanyak delapan orang, usia enam-10 tahun enam orang, dan 11-16 tahun dua orang. Diterangkan juga soalan jenis kelamin, yang mana kasus hepatitis akut ini ternyata lebih banyak dialami laki-laki yaitu sembilan kasus dan perempuan tujuh kasus.

BACA JUGA:Hepatitis Akut Masih Mengintai, Dokter: Jangan Tunggu Anak Menguning

BACA JUGA:Hepatitis Akut Masih Mengintai, Bunda Ini 10 Cara Pencegahannya!

1
2