Share

12 Jemaah Haji Indonesia Meninggal karena Penyakit Jantung, Apa Faktor Pemicunya?

Kevi Laras, Jurnalis · Kamis 30 Juni 2022 16:09 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto: Okezone)

KEMENTERIAN Kesehatan RI, (Kemenkes) mengumumkan hingga hari ke -28 operasional haji tahun ini, sudah ada 14 orang jemaah asal Indonesia yang meninggal dunia, dengan 12 di antaranya disebabkan oleh penyakit jantung.

Disampaikan dr. Mohammad Rizki Akbar, Sp.JP(K) dari Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah, setiap harinya ia dan tim melayani 10 pasien penyakit jantung di pelayanan rawat jalan KKHI Makkah setiap harinya.

“Di poli risti (poli rawat jalan untuk jemaah risiko tinggi), kami melakukan pelayanan antara 10-20 pasien per hari” ujar dr. Rizki dilansir dalam laman resmi Kemenkes, Kamis (30/6/2022).

Ia menilai, kondisi ini banyak dialami para jemaah haji Indonesia, akibat melakukan aktivitas fisik terlalu berat. Selain itu, faktor penyakit penyerta (komorbid) seperti hipertensi juga disebut jadi salah satu faktor utama.

Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko untuk terjadinya kelainan jantung. Jadi kalau jemaah dengan aktivitas yang tinggi dan tidak dikontrol obat obatan, menyebabkan tekanan darahnya naik dengan cepat, jadi itu bisa memicu untuk munculnya kelainan jantung,” imbuhnya.

Dua faktor di atas, diperburuk lagi dengan kondisi cuaca yang ekstrim di Arab Saudi. Dokter Rizki mengingatkan para jamaah haji untuk aware, sigap atas kondisi dan kemampuan fisik diri sendiri. Begitu dirasa ada keluhan, jangan diabaikan.

“Setiap jemaah yang kemudian merasakan adanya keluhan, sebaiknya langsung sampaikan kepada dokter kloternya untuk dievaluasi apakah ada masalah dengan kondisi kesehatannya” tegas dr. Rizki

BACA JUGA:Waduh, Kematian Jamaah Haji Indonesia Didominasi Penyakit Jantung

BACA JUGA:Sebelum Meninggal Rima Melati Alami Gagal Jantung, Apa Gejalanya?

1
2