Share

Travis Barker Sakit Pankreatitis, Siapa Saja yang Berpotensi Kena?

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Kamis 30 Juni 2022 14:43 WIB
$detail['images_title']
Travis Barker kena pankreatitis (Foto: Inst)

SUAMI Kourtney Kadarshian yang juga drummer Blink-182, Travis Barker dilarikan ke rumah sakit Selasa lalu. Ia menderita pankreatitis.

Seperti dilansir dari LA Times, ia dilarikan ke rumah sakit karena pankreatitis. Lalu siapa saja yang bisa terkena pankreatitis?

 Travis Barker

Pecandu alkohol yang hobi minum-minuman keras bisa membuat pankreas menjadi radang sehingga menderita pankreatitis. Pankreatitis ini menyebabkan gangguan pencernaan yang menimbulkan rasa nyeri di perut dan diare yang menetap.

Di samping pankreatitis, paparan alkohol juga bisa menimbulkan gangguan hati dan kecelakaan bermotor. Bukan hanya itu, ada banyak risiko kesehatan yang bisa disebabkan alkohol.

“Alkohol menyebabkan berbagai penyakit di tubuh. Sayangnya, kita tidak menaruh perhatian penuh pada dampak alkohol ini,” ujar James C Garbutt MD, profesor psikiatrik di University of North Carolina yang juga peneliti di University’s Bowles Center for Alcohol Studies, dikutip Webmd.

Konsumsi alkohol berlebihan yang sudah menahun nyatanya dapat berdampak pada beberapa kondisi. Pertama adalah anemia. Kebiasaan minum yang berat bisa menyebabkan jumlah oksigen yang dibawa sel darah merah menjadi rendah. Lalu juga menimbulkan pankreatitis.

Jika itu masih dipandang enteng, perlu Anda ketahui bahwa alkohol juga bisa berkontribusi pada kanker. “Kebiasaan minum (alkohol) meningkatkan risiko kanker,” ujar Jurgen Rehm PhD, Kepala University of Toronto’s Department of Addiction Policy dan ilmuwan senior di Centre for Addiction and Mental Health, Toronto.

Gejala pankreatitis sendiri antara lain sakit perut, rasa nyeri kronis, berat badan bermasalah, dan kotoran berbau menyengat.

 BACA JUGA: Suami Kourtney Kadarshian Menderita Pankreatitis, Penyakit Apa Itu?

Untuk mengurangi rasa sakit, penderita bisa membungkuk ke depan atau pengeritingan dalam posisi janin dapat meringankan rasa sakit, sementara makan atau minum cenderung membuatnya lebih buruk.

(DRM)