Share

Atlet Taekwondo Sulut Diduga Meninggal Akibat Asam Lambung, Benarkah Penyakit Itu Mematikan?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 30 Juni 2022 11:21 WIB
$detail['images_title']
Asam Lambung (Foto: Timesofindia)

BELUM lama ini beredar video memperlihatkan Atlet Taekwondo Sulawesi Utara, Glenn Endriko Deeng, menyampaikan pesan terakhir sebelum meninggal. Glenn sendiri dikabarkan meninggal tak lama setelah video itu dibuat.

Atlet Taekwondo asal Sangihe peraih medali PON XX Papua itu diduga meninggal akibat penyakit asam lambung. Menjadi pertanyaan sekarang, apakah memang penyakit asam lambung bisa menyebabkan kematian atau mengancam nyawa?

Laporan Medical News Today menegaskan bahwa pada dasarnya penyakit asam lambung atau refluks asam tidak mengancam nyawa. Tapi, penyakit ini bisa menyebabkan komplikasi kesehatan serius yang kemudian berisiko tinggi sebabkan kematian.

asam lambung

Artinya, kenaikan asam lambungnya tidak menyebabkan kematian. Namun, efek atau komplikasi dari asam lambungnya bisa meningkatkan risiko kematian, terkhusus kanker tenggorokan.

"Refluks asam sendiri tidak mengancam nyawa. Tetapi, refluks asam kronis dapat menyebabkan komplikasi kesehatan yang serius dan berpotensi mengancam nyawa. Istilah refluks asam kronis yang paling umum adalah GERD," terang laporan kesehatan itu, dikutip MNC Portal, Kamis (30/6/2022).

BACA JUGA : Atlet Taekwondo Disebut Sakit Asam Lambung Sebelum Meninggal, Apa Saja Gejalanya?

Tapi, apakah GERD bisa membuat seseorang sulit bernapas dan meninggal dalam tidurnya?

BACA JUGA : 5 Penyebab Asam Lambung Naik Sering Kambuh di Malam Hari

Dijelaskan bahwa tidak ada kasus yang dilaporkan tentang seseorang yang tersedak meninggal dunia dalam tidurnya karena GERD yang dialami. Tapi, GERD bisa menyebabkan asam lambung masuk ke paru-paru dan itu menyebabkan batuk yang parah.

Agar lebih memahami risiko GERD, berikut beberapa komplikasi GERD yang bisa terjadi:

1. Sinusitis atau peradangan pada sinus

2. Asma onset dewasa

3. Regurgitasi asam ke paru-paru

4. Esofagitis, yaitu peradangan, pembengkakan, atau iritasi pada kerongkongan

5. Striktur esofagus atau penyempitan kerongkongan

6. Terjadi tukak kerongkongan atau pendarahan

7. Kerongkongan Barrett yang merupakan satu kondisi yang melibatkan perubahan pra kanker pada kerongkongan

8. Kanker kerongkongan

"Ancaman paling serius dari GERD adalah kanker kerongkongan yang memiliki tingkat kelangsungan hidup 5 tahun di semua tahapan," ungkap laman Medical News Today.

Tapi tenang, diterangkan di sana bahwa orang-orang dengan GERD jika ditangani dengan tepat tidak mengembangkan kanker kerongkongan. Artinya, pengelolaan GERD yang tepat dengan mengubah pola hidup dan mengonsumsi obat bisa menekan risiko terjadinya kanker kerongkongan tersebut.

1
2