Share

Serupa Tapi Tak Sama, Ini Beda Bipolar dengan Kepribadian Ganda

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 29 Juni 2022 17:43 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Bipolar. (Foto: Shutterstock)

ARTIS cantik Marshanda memang sempat membuat heboh banyak orang, lantaran tidak diketahui keberadaannya saat berada di Los Angeles, Amerika Serikat. Banyak yang menyebut hilangnya Marshanda ini terkait dengan penyakit bipolar yang dia derita.

Gangguan bipolar merupakan jenis penyakit psikologi, ditandai dengan perubahan mood (alam perasaan), pikiran, dan perubahan perilaku yang sangat ekstrem, yaitu berupa depresi dan manik. Gangguan bipolar ini pun seakan menciptakan kepribadian baru bagi para penderitanya, seperti layaknya kepribadian ganda.

Oleh karena itu, bipolar dengan kepribadian ganda merupakan dua penyakit yang sulit sekali dibedakan. Pasalnya, kedua penyakit ini memiliki ciri-ciri yang hampir mirip.

Marshanda Hilang

Melansir healthline, bipolar merupakan gangguan kepribadian, pengidap kondisi ini akan mengalami perubahan suasana hati yang sangat ekstrim. Pengidap bipolar bisa merasakan sedih hingga depresi, bahkan kebahagiaan yang ekstrim.

Pengidap bipolar tidak memiliki permasalahan pada identitas dirinya, seperti pengidap kepribadian ganda. Pengidap kondisi ini akan tetap menjadi dirinya sendiri, meskipun mereka mengalami permasalahan dalam mengelola perubahan emosi yang terjadi secara drastis.

Ketika mereka merasa sedih hingga depresi, gejala yang muncul adalah keinginan untuk bunuh diri, merasa sangat putus asa, sulit berkonsentrasi, serta perasaan bersalah. Sedangkan ketika mereka merasa bahagia, gejala yang muncul adalah merasa sangat bersemangat, muncul rasa percaya diri yang berlebihan, serta menurunnya keinginan untuk tidur.

Sedangkan kepribadian ganda merupakan gangguan pada seseorang, ketika mereka memiliki dua kepribadian atau lebih. Perbedaan kepribadian ini tentunya akan memengaruhi pikiran, perasaan, dan perilaku pengidap yang muncul pada waktu yang berbeda. Pengidap kondisi ini akan memiliki gangguan kesadaran, ingatan, serta identitas diri.

Dikutip dari Webmd, gangguan bipolar terjadi karena adanya faktor genetik, faktor lingkungan, dan adanya zat kimia pada otak. Belum diketahui apa yang menjadi penyebab pasti terjadinya kondisi ini, sejauh ini bipolar terjadi karena adanya ketidakseimbangan pada senyawa yang berfungsi mengendalikan fungsi otak.

Hal-hal yang menjadi pemicu terjadinya bipolar, antara lain:

- Mengalami kekerasan fisik, seksual, atau emosi.

- Kehilangan dan kesedihan yang amat mendalam, seperti meninggalnya keluarga.

- Kehilangan orang terkasih, seperti putus dari pasangan.

Sedangkan kepribadian ganda, terjadi karena adanya masalah dengan identitas diri sendiri. Sejauh ini, yang menjadi faktor utama terjadinya kondisi ini adalah peristiwa traumatik yang pernah dialami pada masa lalu. Untuk menghadapi peristiwa traumatik yang pernah dialami, pengidap membentuk identitas atau kepribadian yang lain sebagai bentuk pertahanan diri.

1
2