Share

Anda Pulang Liburan? Dokter: Karantina Mandiri 3 Hari, Tes Covid-19

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 29 Juni 2022 16:32 WIB
$detail['images_title']
Tes Covid-19 sepulang dari Liburan (Foto: Timesofindia)

MEMASTIKAN keluarga sehat dan terbebas dari Covid-19 bukan hanya soal persiapan sebelum liburan, tapi setelahnya juga penting diperhatikan. Itu kenapa dokter menyarankan agar melakukan karantina 3 hari dan tes Covid-19 pasca liburan.

Rekomendasi itu disampaikan oleh Tim Pemberdayaan Masyarakat Bidang Dukungan Darurat Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Dr. dr. Retno Asti Werdhani, M.Epid, bahwa penting untuk melakukan tindakan deteksi dini pasca liburan.

Tes Covid-19

"Kami merekomendasikan agar masyarakat yang baru pulang berlibur melakukan karantina mandiri 3 hari sebelum akhirnya membaur lagi dengan lingkungan," saran dr Asti di Webinar 'Liburan Sehat, Anak Aman Covid-19' yang diinisiasi BNPB Indonesia, Rabu (29/6/2022).

"Karantina mandiri itu pun termasuk dengan melakukan tes antigen, terlebih jika ada di antara Anda di rumah yang pulang liburan menunjukkan gejala Covid-19 seperti batuk pilek," tambahnya.

BACA JUGA : Sadar Diri! Sepulang Jalan-Jalan dari Tempat Ramai Segera Tes Covid-19

Upaya deteksi dini ini, katanya, amat penting khususnya pada anak-anak yang belum eligible menerima vaksin. Ketika mereka dipastikan baik-baik saja usai liburan, tentu akan melegakan hati orangtua.

"Tapi, kalau si kecil pulang pulang malah sakit, jangan dianggap sepele. Terlebih jika gejalanya agak berat, maka segera datangi fasilitas kesehatan untuk mendapat pertolongan dan pengobatan," terangnya.

BACA JUGA : Amerika Ciptakan Alat Mirip GeNose untuk Tes Covid-19, Deteksi Lewat Embusan Napas

Penting juga untuk para orangtua agar melakukan karantina mandiri ini sebelum kembali ke rutinitas pekerjaan atau membaur dengan lingkungan sekitar. Sebab, jika Anda merasa sehat-sehat saja, tanpa tahu status Covid-19 yang sesungguhnya, ini bisa merugikan orang lain.

"Jadi, tidak ada salahnya lakukan tes Covid-19 inisiatif sendiri demi kebaikan keluarga di rumah maupun lingkungan sekitar. Ini membantu mencegah penyebaran virus yang mungkin dibawa dari perjalanan liburan," tambah dr Asti yang juga Ketua Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI).

(hel)