Share

Apa Zat Dalam Ganja yang Berguna untuk Pengobatan?

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Rabu 29 Juni 2022 12:25 WIB
$detail['images_title']
Ganja untuk medis (Foto: AP)

SAAT ini sejumlah negara sudah melegalkan penggunaan ganja medis. Salah satu yang terbaru adalah negara tetangga Thailand.

Sebenarnya apakah ganja memiliki manfaat kesehatan? Dan zat apa yang berguna dalam pengobatan?

 ganja

CBD dan Tetrahydrocannabinol (THC) adalah dua jenis cannabinoid yang ditemukan secara alami dalam resin tanaman ganja.

Obat berbahan kanabis yang disebut Sativex -mengandung THC dan CBD- telah dilisensikan di Inggris untuk mengobati MS (multiple sclerosis).

Secara teori dokter dapat menulis resep untuk hal-hal lain di luar kepentingan ini, tetapi dengan risikonya ditanggung sendiri.

Namun pasien penderita multiple sclerosis yang mendapat Sativex dengan resep dokter bisa memakainya sendiri. Namun jika pasien multiple sclerosis malah memberikannya kepada orang lain, maka akan terancam tuntutan pidana.

 BACA JUGA:6 Anak Terpaksa Dilarikan ke Dokter Akibat Konsumsi Ganja

Ada pula obat Nabilone, yang mengandung versi buatan dari THC dan dapat diberikan kepada pasien kanker untuk membantu meredakan mual selama kemoterapi.

Dilansir dari BBC, Dr Michael Bloomfield dari UCL mengatakan, penggunaan ganja medis sebenarnya sama sekali tidak gampang.

Dia mengatakan, di beberapa daerah, penggunaan ganja medis memiliki potensi disalahgunakan untuk melegalkan kanabis melalui pintu belakang.

Banyak negara di dunia telah melegalkan penggunaan ganja bagi kepentingan medis, antara lain Jerman, Italia, Belanda, Kroasia, Kanda, juga Thailand dan sejumlah negara bagian AS.

1
2