Share

Dari yang Ringan hingga Berat, Ini 13 Penyebab Tangan Sering Kesemutan

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 28 Juni 2022 15:32 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Tangan Kesemutan. (Foto: Shutterstock)

KEBAS atau kesemutan memang biasa terjadi ketika seseorang duduk dalam posisi yang tidak pas dan menghambat peredaran darah selama beberapa lama. Biasanya, kesemutan pun akan sembuh dengan sendirinya ketika peredaran darah sudah mengalir dengan lancar.

Tapi, ketika tangan sering kesemutan dalam dunia medis disebut dengan parestesia jari. Kondisi ini didasari oleh gangguan saraf atau pembuluh darah di bagian tubuh tersebut.

Berikut 13 penyebab tangan kesemutan seperti dilansir dari KlikDokter.

Kekurangan Vitamin B12

Vitamin B12 memegang peranan penting dalam menjaga sistem saraf tubuh. Oleh karena itu, bila kekurangan zat gizi ini, tubuh akan mengalami gangguan.

Salah satu gangguan yang bisa terjadi adalah tangan sering kesemutan. Maka dari itu, perbanyaklah konsumsi makanan yang kaya vitamin B12 guna mencegah dan mengatasi keluhan tangan kesemutan.

Kesemutan

Carpal Tunnel Syndrome (CTS)

Penyebab tangan kesemutan berikutnya adalah carpal tunnel syndrome (CTS) alias sindrom terowongan karpal. Ini merupakan kondisi yang disebabkan oleh terjepitnya saraf pergelangan tangan, akibat terlalu lama menggunakan tangan dalam satu posisi yang sama.

CTS dapat terjadi di tangan kanan, kiri, maupun keduanya. Penyakit ini bisa membuat jari tangan mengalami kesemutan, nyeri, maupun mati rasa atau kebas.

Diabetes

Kesemutan yang terlalu sering pada tangan dapat menjadi tanda penyakit diabetes. Kondisi ini terjadi akibat kadar gula darah yang tidak terkontrol. Selain tangan sering kesemutan, penderita juga biasanya akan mengalami gejala lain seperti kram dan kebas.

Gangguan Tiroid

Gangguan tiroid alias hipotiroidisme merupakan kondisi yang membuat kelenjar tiroid tidak mampu menghasilkan hormon dalam jumlah cukup. Hal ini bisa menjadi alasan kenapa tangan sering kesemutan. Selain kesemutan pada tangan, gangguan ini bisa memicu kelelahan, peningkatan berat badan, kulit kering, dan rambut rontok.

Stroke

Tangan kesemutan bisa jadi tanda awal dari penyakit serius, salah satunya stroke. Namun pada stroke, gejala kesemutan ini tidak timbul sendiri. Ada beberapa gejala lain yang menyertai, seperti kelemahan pada satu sisi badan, sulit bicara, nyeri kepala, bingung, atau kurang keseimbangan.

Rheumatoid Arthritis

Rheumatoid arthritis adalah penyakit autoimun yang mencetuskan peradangan pada sendi. Jika peradangan sendi menyebabkan gangguan saraf di sekitarnya, bisa saja gejala saraf ikut terjadi.

Tumor

Tumor yang tumbuh di tangan dapat menekan saraf dan pembuluh darah di sekitarnya. Inilah yang kemudian mengakibatkan tangan sering kesemutan. Salah satu tumor yang sering muncul di tangan adalah tumor ganglion. Ini merupakan jenis tumor jinak yang berisi cairan dan dapat terbentuk pada tendon maupun sendi tangan.

Epikondilitis

Epikondilitis adalah peradangan yang terjadi pada jaringan yang menghubungkan lengan dan siku. Penyakit ini dipicu akibat gerakan berulang, seperti mengayuh raket tenis atau golf, yang dapat mencetuskan kerusakan pada tendon. Selain kesemutan, gejala lainnya yang dirasakan adalah nyeri, perasaan seperti terbakar pada siku, tangan menjadi lemah, dan pembengkakan.

Pecandu Alkohol

Mengonsumsi alkohol secara berlebih juga dapat menjadi penyebab tangan sering kesemutan. Ini karena alkohol tidak hanya dapat merusak hati, tapi juga memengaruhi saraf dan organ lain di tubuh Anda.

Penggunaan Obat-obatan Tertentu

Gangguan dan kerusakan pada saraf (neuropati) dapat terjadi akibat efek samping obat-obatan. Antibiotik, obat kemoterapi, obat HIV, dan obat tekanan darah tinggi dapat menyebabkan timbulnya gejala tangan kesemutan.

Posisi Tidur yang Salah

Posisi tidur dengan menekan tangan bisa mengganggu aliran darah ke tangan Anda. Jika dilakukan dalam waktu lama, posisi ini dapat membuat tangan Anda jadi kesemutan.

Gerakan Berulang

Tanpa disadari, melakukan gerakan berulang terkait pekerjaan dapat membuat tangan menjadi kesemutan, misalnya mengetik, memotong, menulis, dan lainnya. Selain itu, olahraga seperti tenis pun bisa menyebabkan kesemutan. Jadi, pastikan Anda melakukan peregangan dan mengistirahatkan tangan untuk menghindari hal ini.

Merokok

Merokok dapat memengaruhi kelancaran sirkulasi darah dan meningkatkan risiko terjadinya gangguan pembuluh darah ekstremitas dan neuropati perifer. Neuropati perifer terkadang dapat dimulai secara perlahan hanya dengan gejala mati rasa di kaki.

1
3