Share

Mengenal Apa Itu Pandemic Anger, Contoh Bentuk Kelelahan Mental Akibat Covid-19

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 29 Juni 2022 07:00 WIB
$detail['images_title']
Pandemic anger (Foto: Freepik)

“Sudah lebih dari dua tahun sejak awal pandemi, dan tentu saja orang-orang frustrasi dan cemas. Perasaan cemas yang berulang bisa melelahkan secara mental, ” kata Dr.Patrick

Bahkan karena banyaknya yang mengalami kelelahan mental, sekarang muncul istilah ‘Panger’, sebutan untuk pandemic anger.

Penelitian menunjukkan adanya peningkatan frustrasi, agitasi dan kemarahan selama pandemi Covid-19, kemarahan di masa pandemi, atau "panger" ini adalah masalah kesehatan mental yang nyata yang dihadapi banyak orang, seperti dikutip South China Morning Post, Rabu (29/6/2022).

Panger, kata dr. Patrick, hadir dengan bentuk emosi alami. Seperti berteriak karena marah atau kesal, hingga menutup diri.

“Merasakan emosi ini adalah respons yang sangat alami. Berteriak pada orang lain, stres memikirkan situasi atau menutup diri bisa berdampak negatif pada kesehatan, pekerjaan, dan hubungan dalam hidup seseorang,” pungkasnya.

(rpa)