Share

Vaksin Merah Putih Dibikin dari Virus Pasien Covid-19?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 28 Juni 2022 05:07 WIB
$detail['images_title']
Vaksin Merah Putih (Foto: Sukardi)

BADAN Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memastikan bahwa pengembangan Vaksin Merah Putih seluruhnya karya anak bangsa Indonesia. Bahkan, virus yang dipakai untuk pembuatan vaksin berasal dari pasien Covid-19 Indonesia.

Vaksin Merah Putih adalah jenis vaksin inactivated virus. Artinya, vaksin terbuat dari tubuh lengkap virus yang dinonaktifkan, kemudian diteliti melalui proses panjang hingga akhirnya diproduksi dalam bentuk vaksin.

 Vaksin Merah Putih

"Vaksin Merah Putih Unair-Biotis ini mengambil virus langsung dari tubuh pasien Covid-19 yang dirawat di Surabaya, Jawa Timur," papar Kepala BPOM Penny K. Lukito, dalam konferensi pers virtual, Senin (27/6/2022).

 BACA JUGA:Uji Klinis Fase 3 Vaksin Merah Putih Butuh 4005 Subjek Penelitian

Virus tersebut, sambungnya, kemudian dikelola oleh para peneliti di laboratorium, termasuk dimatikan, sehingga bisa dipakai untuk pembuatan vaksin Covid-19. Vaksin ini sendiri sekarang sudah memasuki uji klinis fase 3 yang artinya tinggal selangkah lagi sampai akhirnya mendapatkan izin penggunaan darurat (EUA) lalu bisa dipakai masyarakat.

Berhasilnya Vaksin Merah Putih bisa mencapai uji klinis tahap 3 pun diapresiasi Kepala BPOM. Sebab, menurutnya banyak pengembang vaksin gagal di tahap upscaling produk yang mana ini ada di urutan pasca uji klinis fase 2.

"Dengan hadirnya Vaksin Merah Putih yang semuanya benar-benar karya anak bangsa, akan banyak peluang baru terbuka di kemudian hari. Bahkan, kami cukup yakin akan lahir peneliti-peneliti hebat lainnya di Indonesia," terang Penny K. Lukito.

1
2