Share

Marshanda Dikabarkan Hilang di Los Angeles, Kenali Apa Itu Penyakit Bipolar

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Senin 27 Juni 2022 16:27 WIB
$detail['images_title']
Marshanda dikabarkan menghilang (Foto: inst)

ARTIS cantik Marshanda dikabarkan menghilang saat berada di Los Angeles, Amerika Serikat.

Menurut teman baiknya, Sheila Salsabila, Marshanda sudah berpisah dengannya selama 2 hari. Ia sibuk mencari artis cantik tersebut namun hingga saat ini belum ketemu.

Akibatnya Sheila Salsabila memutuskan untuk memberikan informasi menghilangnya Marshanda via Instagram.

"Dicari day 2: @marshanda99," tulisnya di Instagram.

 Marshanda

Memang selama ini Marshanda dikenal mengidap gangguan bipolar. Namun apakah menghilangnya Marshanda akibat penyakitnya atau tidak belum diketahui hingga saat ini.

Lalu apa sih gangguan bipolar itu?

Gangguan bipolar merupakan jenis penyakit psikologi, ditandai dengan perubahan mood (alam perasaan), pikiran, dan perubahan perilaku yang sangat ekstrem, yaitu berupa depresi dan manik.

Seperti diketahui, gangguan manik-depresif (kelainan bipolar) adalah suatu keadaan di mana periode depresi bergantian dengan periode mania atau tingkat kegembiraan yang lebih rendah.

 BACA JUGA:Marshanda Hilang di AS, Sahabat Minta Bantuan Jokowi

"Kondisi manik itu orang percaya diri, enggak mengakui dirinya sakit. Dia tidak ada insight, tidak ada rasa takut, tidak ada kewaspadaan, sudah tidak pikiran lagi," terang Psikiater, Dokter A A Ayu Agung Kusumawardhani, SpKJ(K).

Lantas, darimanakah gangguan bipolar ini berasal?

Dokter Agung mengatakan bahwa tidak semua orang memiliki bakat gangguan bipolar. Gangguan bipolar masih diduga adanya keterkaitan gen.

Ia menjelaskan, gangguan bipolar ditemukan 60-65 persen ketika ada riwayat keluarga yang mengalami masalah serupa.

Namun, ia berujar bahwa sampai sekarang belum ada penelitian yang dapat membuktikan adanya gangguan genetik sebagai faktor pemicu gangguan bipolar.

Sebelumnya, Marshanda pernah menuliskan caption dalam fotonya di Instagram, "Saya bangga menjadi publik figur yang berani membuka diri tentang Gangguan Bipolar dan ikut meningkatkan kesadaran terkait kesehatan mental di negara ini," tulisnya.

1
2