Share

WHO: Ada 920 Kemungkinan Kasus Hepatitis Akut Pada Anak di Dunia

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 27 Juni 2022 13:53 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi anak demam (Foto: Freepik)

HEPATITIS akut jadi penyakit yang juga tengah menjadi perhatian dunia saat ini, selain cacar monyet yang tengah merebak.

Tak bisa dianggap remeh, Badan Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan 33 negara di dunia telah melaporkan sebanyak 920 kemungkinan (probable) kasus hepatitis akut parah pada anak-anak sejauh ini, mengutip Reuters, Senin (27/6/2022).

Dari laporan data WHO, dari 422 kasus terlihat hampir setengahnya terjadi pada anak laki-laki, dengan kebanyakan didominasi berusia di bawah 6 tahun.

Angka di atas mengalami kelonjakan cukup tinggi, jika dibandingkan pada Mei lalu, baru di angka 270. WHO mengatakan bahwa kawasan Eropa menyumbang setengah dari kemungkinan kasus, termasuk di antaranya 267 dari Inggris, sementara sepertiga dari kemungkinan kasus berasal dari Amerika Serikat.

WHO sendiri disebutkan saat ini masih menyelidiki peningkatan kasus misterius dalam kasus hepatitis akut pada anak-anak ini. Pejabat kesehatan Amerika sendiri, mereka menilai infeksi adenovirus jadi dugaan sebagai penyebab utama kasus hepatitis akut yang menyerang anak-anak ini.

Dari 422 kasus di mana jenis kelamin dan informasi terkait usia tersedia, hampir setengahnya terjadi pada laki-laki, dengan kebanyakan dari mereka berusia di bawah 6 tahun, menurut laporan tersebut. WHO mengatakan 45 anak dengan hepatitis akut memerlukan transplantasi hati, dan ada 18 kematian, yang mana sebagian besar terjadi di wilayah Amerika.

Sebagai informasi, seperti disampaikan Jubir Kementerian Kesehatan RI, dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH, pada Jumat 24 Juni lalu, di Indonesia sendiri saat ini tercatat sudah ada sebanyak 70 kasus hepatitis akut di 21 Provinsi. 

BACA JUGA:Update! Hepatitis Akut Misterius Bertambah Jadi 70 Kasus

BACA JUGA:Antisipasi Kemungkinan Terburuk, IDI Segera Bentuk Satgas Cacar Monyet dan Hepatitis Akut

1
2