Share

Selain Plasenta, Cacar Monyet Juga Bisa Menular Lewat Ludah

Kevi Laras, Jurnalis · Senin 27 Juni 2022 14:00 WIB
$detail['images_title']
Virus cacar monyet, (Foto: Reuters)

SEJAUH ini kasus cacar monyet memang belum ada di Indonesia. Tapi tak menutup kemungkinan, suatu saat bisa saja penyakit infeksi satu ini masuk dan menyebar di Indonesia.

Maka dari itu, sedari dini kita sebaiknya sudah tahu dan paham karakter dari infeksi cacar monyet. Salah satunya, cara atau media penularannya, yang mana seperti disebut dr. Ni Luh Putu Pitawati, SpKK dari RSPI Sulianti Saroso bisa terjadi lewat cairan ludah.

"Sebenarnya penularan ini awalnya tidak ada dari manusia ke manusia karena penularannya sendiri seperti virus cacar lainnya bisa dari droplet atau percikan ludah," ujar dr.Putu dikutip dari siaran acaram "Mengenal Monkeypox dan Pencegahannya" di akun Instagram Radio Kesehatan, Senin (26/6/2022).

Awalnya penularan cacar monyet menyebar dari hewan ke manusia. Tapi sekarang, sudah bisa menyebar dari manusia manusia, yang memudahkan terinfeksi virus zoonosis.

Awalnya penularan cacar monyet menyebar dari hewan ke manusia. Tapi sekarang, sudah bisa menyebar dari manusia manusia, yang memudahkan terinfeksi virus zoonosis.

Lebih lanjut, dr. Putu mengatakan bahwa penularan dari manusia ke manusia, bisa juga karena kontak erat atau kedekatan secara fisik dan penggunaan benda atau alat yang sama dengan pasien positif.

"Namun diperlukan adanya juga kontak dekat sangat dekat dengan orang terkonfirmasi cacar monyet, sehingga bisa tertular,” imbuhnya.

“Jika tidak ada perlindungan diri juga bisa tertular, bisa melalui cairan tubuh seperti air dalam cacarnya bila adanya kedekatan dan juga alat-alat yang digunakan," pungkas dr. Putu

Saat ini, tercatat sudah ada sebanyak 3417 kasus cacar monyet yang dilaporkan di 58 negara, dengan dominasi adalah negara non endemik yang mana kasusnya didominasi oleh laki-laki berhubungan seks dengan laki-laki.

1
2