Share

11 Rekomendasi WHN untuk Meminimalisir Penyebaran Kasus Cacar Monyet

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 27 Juni 2022 12:30 WIB
$detail['images_title']
Cacar monyet, (Foto: Reuters)

WORLD Health Network (WHN) mendeklarasikan cacar monyet sebagai pandemi. Organisasi ini mendesak agar Badan Kesehatan Dunia (WHO) segera mengeluarkan Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) untuk cacar monyet.

Kekhawatiran WHN akan cacar monyet cukup mendasar, mereka melihat beberapa indikator yang dinilai akan memberikan efek buruk jika cacar monyet tidak segera dinyatakan sebagai pandemi.

Misalnya saja penularan yang masif dan telah dilaporkan di banyak negara, lintas benua. Selain itu, sekalipun kasusnya didominasi orang dewasa, cacar monyet juga diidentifikasi pada sebagian tubuh anak-anak.

"Cacar monyet adalah virus yang berpotensi menyebabkan kerugian signifikan bagi publik, termasuk penyakit akut yang menyakitkan yang mungkin memerlukan perawatan inap dan dapat mengakibatkan kematian, jaringan parut pada kulit, kebutaan, hingga kecacatan jangka panjang," terang WHN, dikutip dari Euro Weekly News, Senin (27/6/2022).

Sehubungan dengan pasca deklarasi WHN yang menyebut cacar monyet adalah pandemi. WHN pun mengeluarkan 11 rekomendasi upaya meminimalisir penyebaran kasus cacar monyet meluas di masyarakat. Rekomendasi ini diharapkan bisa diterapkan di seluruh dunia. Apa saja rekomendasinya? Berikut uraiannya di bawah ini.

1. Menerapkan identifikasi kasus secara luas dengan pelacakan kontak yang komprehensif.

2. Menyediakan layanan pengujian publik gratis dan tersedia di banyak tempat di negara tersebut. Tidak dibatasi hanya untuk pelaku perjalanan, tapi juga kontak erat atau kelompok berisiko tinggi.

3. Lakukan isolasi dan berikan perawatan medis kepada individu yang terinfeksi dengan penerapan tindakan pencegahan infeksi dan pengendalian pencegahan yang optimal.

4. Memberikan panduan terkini untuk petugas kesehatan masyarakat dan dokter .

5. Menyediakan sumber daya yang tersedia bagi masyarakat untuk isolasi dan identifikasi kasus.

6. Tingkatkan kesadaran masyarakat tentang kebutuhan dan peluang melakukan tes dan juga jelaskan ke masyarakat kemungkinan terinfeksi sekalipun bukan kelompok rentan.

7. Mengumumkan dan mengedukasi pelayanan kesehatan masyarakat soal pengenalan gejala.

8. Alokasikan dana untuk mendukung intervensi pencegahan, tes, dan pengobatan.

9. Rencanakan penggunaan vaksin di tempat yang tinggi kasusnya demi mencegah penularan yang lebih luas.

10. Segera menyetujui izin penggunaan darurat vaksin cacar monyet untuk anak-anak.

11. Menyediakan dana dan sumber daya untuk organisasi dan pemimpin masyarakat agar pelayanan efektif, sehingga dapat menjangkau masyarakat yang aksesnya sulit ataupun kekurangan sumber daya.

BACA JUGA:Waspada! Angka Kematian Cacar Monyet Pada Anak Capai 10 Persen

1
3