Share

Virus Cacar Monyet Bisa Menular lewat Tempat Tidur hingga Handuk Loh

Kevi Laras, Jurnalis · Sabtu 25 Juni 2022 15:25 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Cacar Monyet. (Foto: Shutterstock)

VIRUS cacar Monyet memang bisa menular lewat kontak langsung dengan darah, cairan tubuh atau lesi kulit hewan yg terinfeksi. Selain itu, mengonsumsi daging hewan liar yang terkontaminasi (bush meat) juga disebut bisa menjadi sarana penularan.

Tapi, kabar terbaru menyebutkan bahwa cacar monyet ditemukan di klaster keluarga dan tempat tidur diduga jadi penyebab penularannya. Tak hanya itu, berbagi handuk dengan anggota keluarga lain pun memicu penularan virus cacar monyet. 

"Kami menerima laporan bahwa virus cacar monyet kini menular secara lokal, termasuk di klaster keluarga contohnya berbagi tempat tidur dan handuk," ungkap staf CDC dr Agam Rao, seperti dilaporkan laman Nasdaq, dikutip dari Reuters, Sabtu (25/6/2022). 

Ini menunjukkan bahwa cacar monyet tidak hanya terjadi pada pria yang berhubungan seks dengan pria, sekalipun kasus pada perempuan juga ada. Laporan tersebut pun menegaskan bahwa cacar monyet kini menular lewat transmisi lokal, bukan lagi akibat perjalanan individu dari negara endemik. 

https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNS8yNS81LzE0ODQxNy8wLw==

Menariknya, kasus cacar monyet yang saat ini banyak dilaporkan itu berbeda dengan cacar monyet klasik. Hal tersebut dilihat dari bentuk lesi yang dinilai lebih kecil dibanding cacar monyet klasik. 

Upaya vaksinasi sudah dilakukan beberapa negara. Sebelumnya, CDC menerbitkan pedoman untuk merekomendasikan penggunaan vaksin BAVA.CO Jynneos Bavarian Nordic untuk petugas laboratorium dan orang berisiko lainnya. 

New York City menjadi salah satu wilayah yang sudah memberikan vaksin tersebut. Vaksin diberikan sebanyak 2 dosis kepada individu yang berisiko tinggi terinfeksi virus cacar monyet, termasuk pria gay dan biseksual. 

(mrt)