Share

Virus Cacar Monyet Bisa Menular lewat Plasenta, Ibu Hamil Hati-Hati Ya

Kevi Laras, Jurnalis · Sabtu 25 Juni 2022 13:34 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

VIRUS Cacar Monyet memang berasal dari hewan, yang kemudian menginfeksi manusia. Penyakit yang juga disebut sebagai zoonosis ini pun berkembang kembali pada tahun 1970.

Penyakit ini bisa menginfeksi orang yang melakukan kontak langsung dengan hewan yang sudah terpapar virus cacar. Adapun hewan yang bisa menjadi carier adalah monyet, tikus dan tupai

Juru Bicara Kementerian Kesehatan, dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH mengatakan, penularan cacar monyet ada dua transmisi yaitu manusia ke manusia dan binatang ke manusia. Oleh karena itu, virus ini bisa menular dari ibu ke bayinya.

"Sedangkan dari manusia ke manusia kontaknya bisa melalui darah atau cairah tubuh. Adanya kontak langsung dan juga ada penularan dari ibu ke bayi melalui plasentanya," ujar dr Syahril, dikutip Sabtu (25/6/2022)

Perkembangan kasus cacar monyet, diawali sejak Mei lalu, di mana beberapa negara non-endemis melaporkannya. Ada 28 negara sudah melaporkannya, yang jumlah kasus menurut Syahril 1.536 di Afrika. Kemudian, 1.258 kasus terkonfirmasi berasal dari Eropa, Amerika dan Australia.

Sejauh ini, binatang yang menjadi sumber penularan ada 3 yaitu Tupai, Monyet (primata).dan Tikus. Menurut Syahril cacar monyet sangat mudah menular, jadi perlu diwaspadai.

"Kemudian penyebabnya itu dari hewan yang diinvestigasi dari tupai dipohon, tikus bergantung gambia dan primata non-manusia," jelasnya

Sekadar informasi, Syahril mengatakan sampai saat ini belum ada kasus yang dilaporkan meninggal. Dia juga mengingatkan bahwa cacar monyet bisa timbul dan sembuh sendiri.

"Perlu disampaikan kepada masyarakat bahwa monkeypox ini tumbuh sendiri, penyakit ini akan sembuh sendiri. Hingga sampai saat ini belum dilaporkan ada kematian dari kasus, kita tetap tenang dan waspada, karena juga sangat menular," katanya.

1
2